Beranda Populer Warga Desa Lubuk Gelanggang Temukan Situs Megalit di Dasar Sungai Kubuan

Warga Desa Lubuk Gelanggang Temukan Situs Megalit di Dasar Sungai Kubuan

29

EMPAT LAWANG, GP – Warga dihebohkan dengan penemuan yang diduga situs megalit,yang berupa bebatuan yang berbentuk pilar atau tiang penyangga bangunan yang sudah tertimbun tanah, tepatnya di Desa Lubuk Gelanggang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang di Sumsel.

Penemuan ini diduga merupakan Artefak peninggalan zaman megalitikum, yang berada di sebuah sungai yang dinamai warga sekitar dengan nama sungai kubuan.

Indra (76) bersama temannya Warga Desa Lubuk Gelanggang yang pertama kali menemukan situs megalitikum mengatakan, “Kami tidak sengaja menemukan batu megalit yang menyerupai bidak catur setinggi satu meter dialiran sungai kubuan ini,” ujarnya, Selasa (14/7/2020).

Penemuan itupun langsung diberitahukan kepada warga, dan pencarian di sekitar lokasi langsung dilakukan hingga ditemukannya susunan bebatuan megalit yang berbentuk pilar atau tiang di sepanjangan sungai kubuan.

Di lokasi tempat ditemukannya situs purbakala ini, tampak terlihat puluhan batu yang berdiri tegak didinding tebing,yang sudah tertimbun tanah menyerupai sebuah pilar atau tiang penyangga sebuah bangunan,yang bentuk dan ukurannya sama serta jarak antara satu tiang batu dengan batu yang lainnya tersusun rapi berjejer sepanjang empat meter lebih.

Namun, sebagian batu megalit yang menyerupai tiang ini tampak posisinya sudah miring berada di dasar sungai. Belum diketahui jenis batu megalit tersebut maupun usianya dan warga desa sekitar menamainya situs megalit sungai kubuan.

Penemuan situs megalit sudah pernah dilaporkan oleh warga ke dinas terkait, namun sampai saat ini belum ada petugas maupun tim arkeolog yang datang kelokasi tempat ditemukannya benda bersejarah ini guna melakukan penelitian.

“kami berharap pemerintah setempat untuk Segera mungkin mengamankan situs megalitikum tersebut, karena khawatir sewaktu waktu bisa saja dirusak oleh tangan tangan yang tak bertanggung jawab,” tukas Indra.(Akbar)