Beranda Ekobis TPID Suak Tapeh Gelar Replikasi Pelatihan Agro Bisnis Peternakan Sapi

TPID Suak Tapeh Gelar Replikasi Pelatihan Agro Bisnis Peternakan Sapi

151

BANYUASIN, GP – Dalam mendukung Progaram Bupati Banyuasin 1 KK 1 Sapi,Tim Program Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Suak Tapeh, menggelar acara Replikasi Pelatihan Agro Bisnis Peternakan Sapi dengan tema “Penggemukan Sapi dengan limbah sawit “. Acara tersebut bertempat di Kantor Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Kamis (09/01).

Hadir pada acara tersebut Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si, DAPSD Kabupaten Banyuasin Rismarini, Tim Pendamping Desa, Kepala Desa Lubuk Lancang Rusdi Tamrin selaku Ketua TPID Kecamatan Suak Tapeh, Suroso staf dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin selaku narasumber (Pembina SPR), Kepala Desa se – Kecamatan Suak Tapeh dan puluhan peserta lainnya utusan TPID dari 11 Desa dalam Kecamatan Suak Tapeh.

Kepala Desa Lubuk Lancang Rusdi Tamrin selaku Ketua TPID Suak Tapeh
mengatakan bahwa masyarakat dapat mengusulkan, kelompok tani terutama ternak supaya mendapatakan bantuan sapi, dari pemerintah Banyuasin.”Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat selain dari komoditi utama lain seperti karet dan lain sebagainya,” Ujar Dia. 

Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si dalam sambutannya saat membuka acara tersebut mengatakan bahwa hiba sapi dari pemerintah Banyuasin, masyarakat kelompok tani dan ternak harus membuat kandang yang bersetandar.  supaya mendapatkan bantuan hibah sapi. Bagi Desa yang belum mengusulkan, lahan yang harus dipersiapkan, minimal 1 hektar harus disiapkan, harapannya semoga ekonomi warga masyarakat bisa meningkat, Camat juga menyampaikan himbauan. dimusim pancaroba,musim peralihan.

“Musim peralihan dari panas ke musim penghujan ini banyak penyakit yang di sebarkan oleh nyamuk, lalat dan lain sebagainya. diharapakan masyarakat menjaga kebersihan dan kesehatan,” kata Camat Sashadiaman Ralibi dalam penyampaiannya.

Sementara tenaga ahli dari Kabupaten Banyuasin Rismawati mengatakan setiap desa bisa mengusulkan setiap kegiatan. “Baik kesehatan dan ekonomi produktif, melalui dalam bentuk Proposal maupun, musyawarah desa dalam penggunaan Dana Desa, agar lebih cepat terialisasi apa yang kita rencanakan,” kata dia. (Adm)