Beranda Ekobis Tingkatkan Wisata, Muaraenim Bangun Museum Batubara dan Fasilitas Umum

Tingkatkan Wisata, Muaraenim Bangun Museum Batubara dan Fasilitas Umum

52
2
BERBAGI

Muara Enim, GP – Guna mewujutkan Tanjung Enim menjadi kota tujuan Wisata dan sebagai kota Tambang Batubara, PTBA akan membangun Museum Batubara dan Fasilitas Umum di Tanjungenim.

“Ini sengaja kita bangun, supaya masyarakat Indonesia tahu jika dahulu di Tanjungenim ada tambang Batubara yang besar,” ujar Dirut PTBA Arviyan Arifin didampingi Ketua Tim Kota Wisata Budi lesmono Hadi pada kegiatan Ground Breaking Pembangunan Museum Batubara dan Fasilitas Umum Sentral Lama.Sabtu kemarin (02/03/2019).

Menurut Arviyan, kegiatan ini masih dalam rangkaian peringatan HUT PTBA ke-38 dan peringatan 100 tahun penambangan Batubara di Tanjungenim, Kabupaten Muaraenim. Untuk itu, pihaknya berpikir masyarakat Tanjungenim dan sekitarnya harus siap jika tambang nanti habis, perekonomian harus tetap berjalan. Jangan nanti pertambangan habis, daerah tersebut menjadi kota hantu.

Untuk itu, pihaknya mencetuskan gerakan untuk menjadikan kota Tanjungenim sebagai salah satu tujuan kota wisata di Sumsel mulai dari pertambangan, kuliner, seni dan budaya lokal, destinasi wisata dan sebagainya. Dan untuk mendukung tersebut maka perlu dibangun bermacam-macam destinasi wisata baru di kota Tanjungenim seperti kebun binatang, museum batubara, dan sebagainya.

Untuk pembangunan Museum Batubara dan Fasilitas Umum lainnya, lanjut Arviyan, pihaknya akan membangun gedung Museum Batubara dan Diorama, juga akan dibangun Gedung Kesenian dan Pameran, Pemasangan Turap, Jembatan Gantung, Gedung Souvenir, Gedung Serbaguna, Goal Park dan Diorama Tambang, Taman Mini Sumsel, Area Pasar Kuliner, Kolam Wisata Perahu, dan Air Mancur Menari sehingga ada perpaduan wisata alam dan buatan. Pembangunan tersebut akan menelan dana sekitar Rp 71 miliar, di atas lahan 3,5 hektar dengan lama pengerjaan 420 hari yang dikerjakan oleh PT Urban anak perusahaan PT PP.

Lanjut Arviyan, untuk mendukung kota Wisata Tanjungenim, pihaknya akan membangun bandara khusus PTBA, yang nanti selain digunakan untuk keperluan PTBA, juga bisa dipergunakan untuk umum. Dengan jarak tempuh darat 4-5 jam dari Palembang, tentu akan menjadi kendala orang ingin wisata ke Tanjungenim karena terlalu jauh, maka bandara udara bisa menjadi jalan keluarnya. Dan pihaknya sangat yakin kota Tanjungenim akan semakin maju, apalagi akan menjadi kota industri ekonomi khusus batubara, yang mengembangkan batubara menjadi berbagai produk turunan seperti oli, avtur dan lain-lain. Belum lagi banyaknya PLTU yang akan, sedang dan telah dibangun di Kabupaten Muaraenim tentu akan berdampak perekonomian di masyarakat Muaraenim.

“Saya sudah melihat sendiri industri batubara di China, yang dikembangkan menjadi berbagai produk dan itu bisa dilakukan di Indonesia,” tukasnya.

Bupati Muaraenim Ahmad Yani,juga menyampaikan,pihaknya sangat mendukung sekali rencana PTBA untuk menjadikan kota Tanjungenim menjadi kota wisata, salah satu bentuk dukungan tersebut yakni dengan menyusun RT/RW sesuai kebutuhan kota Wisata Tanjungenim. Namun pihaknya, meminta PTBA juga mendukung program 25 festival Muaraenim, yang mendukung dan mengangkat wisata di Kabupaten Muaraenim termasuk di Tanjungenim. Selain itu, PTBA bisa membantu pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana, sebab jika hanya mengandalkan APBD Muaraenim tidak cukup. Dan kedepan, Kota Muaraenim akan membuat pendistrian di pinggir sungai Enim dari jembatan Enim 1 ke Jembatan Enim II.

“Saya ucapkan terimakasih dan selamat semoga ke depan PTBA semakin jaya dan bisa ikut mensejahterakan masyarakat Muaraenim,” ujarnya.(dn)

2 KOMENTAR

  1. It’s the best time to make some plans for the future and it’s time to be happy.
    I have learn this post and if I could I desire to counsel
    you some interesting issues or tips. Maybe you could write subsequent articles referring to this article.

    I want to read more issues about it!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here