BANYUASIN, GP — Dalam rangka meningkatkan pelayan kepada masyarakat, Pemerintah Desa Biyuku Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin terus berbenah diri dengan melakukan berbagai kegiatan, salah satunya yakni melakukan rehabilitasi/renovasi kantor pemerintahan desa setempat.

Kepala Desa (Kades) Biyuku Imron Rosadi saat di temui garudapos.com mengatakan bahwa Renovasi kantor desa tersebut demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan renovasi ini dengan menggunakan Dana Silpa tahun anggaran 2020.

“Renovasi ini dilakukan semata-mata untuk memberikan rasa nyaman, baik kepada perangkat desa yang akan memberikan pelayanan kepada masyarakat, maupun kepada masyarakat sendiri yang datang meminta pelayanan kami,” tutur Kepala Desa Biyuku Imron Rosadi, Senin (03/05).

Selanjutnya Kades Imron Rosadi mengatakan, renovasi kantor desa tersebut memang sudah menjadi rencana pihaknya bersama lembaga masyarakat, karena melihat kondisi kantor desa masih banyak kekurangan ya salah satunya lantainya yang masih hanya adukan semen dan pasir.

“Alhamdulillah, pengerjaannya sudah selesai beberapa hari yang lalu, adapun dalam renovasi ini di anggarkan untuk pemasangan keramik lantai, beli Mobiler dan beli kulkas.NSemoga dengan perehaban kantor desa ini para perangkat desa bekerjanya jadi betah dan nyaman, sehingga pelayan yang diperoleh masyarakatpun maksimal,” ungkap dia.

Saya selaku Kepala Desa kata Imron Rosadi, menghimbau kepada perangkat desa agar lebih ditingkatkan kinerjannya dapat lebih meningkatkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Imron Rosadi juga mengajak kepada seluruh perangkat dan masyarakat, untuk menjaga dan merawat berbagai sarana prasarana yang telah dibangun termasuk kantor desa, supaya berbagai fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

Selain itu, Kades Imron Rosadi menjelaskan bahwa untuk Dana Desa tahun 2021 yang pencairannya 8 persen, pihaknya telah membangun Pos Jaga Desa Aman Covi.” Kita sudah selesai 100 persen membangun Pos Jaga Desa Aman Covid dari Dana Desa tahun 20201,” kata dia.

Dikatakan Imron Rosadi, bahwa Dana Desa yang pencairannya 8 persen memang peruntukannya untuk penanganan Covid -19.”Peruntukannya yang dicairkan 8 persen memang untuk penanganan Covid-19 salah satunya pembangunan Pos Jaga Desa Aman Covid,” pungkas dia. (Adm)