Beranda Legislatif Tiga Legislator DPRD Lahat Menghimbau Masyarakat Agar Tidak Menggelar OT Pada Malam...

Tiga Legislator DPRD Lahat Menghimbau Masyarakat Agar Tidak Menggelar OT Pada Malam Hari

86
0
BERBAGI

LAHAT, GP – Tiga Legislator dari Dapil empat (4) Dedi Candra SE, Pajerullah,  Dan yudiansyah manarus, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat Sumatera Selatan, mengimbau seluruh lapisan masyarakat di daerah tersebut agar tidak melakukan kegiatan hiburan Orgen Tunggal (OT) pada malam hari.

“Hiburan orgen tunggal atau keramaian lainnya pada malam hari rentan penyebab terjadinya keributan, begitu juga dengan berbagai perbuatan lainnya yang melanggar norma adat dan agama” kata Dedi Candra Politisi PDI Perjuangan di Jarai, berapa hari lalu saat Rapat Koordinasi dengan Unsur Tripika juga Tomas Dan Toga, Kepala Desa sekecamatan Jarai. 

Selama ini setiap kali ada keributan antar pemuda pada malam hari, permasalahan awalnya selalu terjadi dari acara hiburan orgen tunggal (OT), Kegiatan itu juga rentan terhadap perbuatan berbagai penyakit masyarakat (Pekat) seperti minuman keras (Miras), Perjudian, peredaran narkoba dan tindakan kriminal lainnya.

Terkait pelarangan mengadakan orgen tunggal pada malam hari, pemerintah kabupaten (pemkab) Lahat memang sudah ada Surat Edaran Bupati (Perbub) setempat mengimbau kepada seluruh perangkat desa, Tokoh adat, Tomas agar dapat membuat peraturan Desa (Perdes) tentang pelarangan mengadakan orgen tunggal pada malam hari, agar nantinya akan jadi acuaan untuk jadi Peraturan Daerah (Perda).”ujar Candra.

Dikesempatan yang sama Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pajerullah Bersama Yudian Manarus politicos dari Partai Golongan Karya (Golkar) menyampaikan, Terkait Organ Tunggal (OT) tersebut memang sudah Lama masuk dalam Pembahasan DPRD mengenai Organ Tunggal, memang siapa yang tidak senang dengan music,  namun masalah Organ Tunggal yang pada Malam Hari ini dinilainya tidak ada Mudaratnya, akan tetapi banyaklah Maksiatnya.”tegasnya. 

Ditambahkan Pajerulah, kedepan DPRD akan tindak lanjut bersama Untuk Di terbitkan Perda untuk Hihuran Malam Organ Tunggal,  ini adalah bentuk Jihad membasmi Kebatilan, Terutama Kepala Desa, BPBD dan semua Lapisan Masyarakat, tokoh Agama harus bersama memerangi Kebatilan dan kemungkaran apalagi maksiat,  kita perangi bersama untuk menuju Kabupaten Lahat yang berahlaq, mandiri, berkeadilan, makmur dan sejahtera menuju Lahat bercahaya,” kata Politisi PPP ini.

Sementara Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lahat AKBP Ferry Harahap SIk MSi melalui Kapolsek Jarai Iptu Hendrinadi SH MH mengatakan, kegiatan Orgen Tunggal (OT) pada malam hari dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta tatanan Agama dan Adat Istiadat kemasyarakatan setempat.

Semoga Hasil Dari Rapat Koordinasi pada Rabu (11/9/2019) lalu mengenai pembahasan terkait pelarangan kegiatan Orgen Tunggal pada malam hari hendaknya dapat disepakati oleh semua unsur di daerah, mulai Tokoh Adat, Tokoh Agama, Pemuda, baik perempuan maupun laki-laki serta unsur Eksekutib dan Legislatib yang ada di kabupaten Lahat agar ada dasar Hukum kuat.” pungkasnya. (Paisa/Nov)