Beranda Ekobis Terkait Listrik Yang Sering Padam di Pali, ini Jawaban Pihak PT PLN

Terkait Listrik Yang Sering Padam di Pali, ini Jawaban Pihak PT PLN

23
0
BERBAGI

PALI, GP РSering terjadinya pemadaman listrik akhir-akhir ini di wilayah Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali membuat warga khawatir. Membuat warga keluh resah.

Seperti salah satu warga Jepri (25) warga Kelurahan Talang Ubi Selatan kepada awak media mengatakan dalam dua bulan terakhir ini listrik PLN sering padam, apa lagi padamnya menjelang waktu Magrib dan malam hari.

Warga lainnya dari kelurahan Talang Ubi Timur, Jaya (30) juga menuturkan sering padamnya listrik membuat peralatan listrik dirumahnya menjadi rusak, padahal tarif listrik sudah naik tetapi pemadaman listrik masih sering terjadi.

Saat ditemui diruang kerjanya Tasili Manager PT. PLN rayon pendopo di kantor PT. PLN (persero) UIW, S2JB UP3 Lahat ULP pendopo, Jalan Merdeka Kelurahan Talang ubi Selatan, Jum’at (2/11), memberikan penjelasan PT. PLN rayon pendopo terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kecamatan Talang Ubi.

“terjadinya pemadaman listrik akhir-akhir ini dikarenakan murni faktor alam, cuaca yang ekstrem belakangan ini hujan lebat disertai angin kencang seperti yang terjadi di kecamatan gunung megang kemarin membuat tiang listrik roboh dan beberapa pohon tumbang menimpa jalur distribusi listrik, sehingga aliran listrik ke kecamatan Talang ubi terputus” ujarnya.

Ia juga mengatakan akan meminta maaf sebesar besarnya kepada semua masyarakat dikabupaten Pali atas ketidak puasan pelayanan kami akhir – akhir ini.

Terkait naik atau turunnya tarif dasar listrik dikatakannya itu merupakan wewenang dan kebijakan dari pemerintah pusat, dan untuk kenaikan biaya tarif listrik perumahan tergantung dari pemakaian konsumen sendiri, kenaikan akan terjadi sesuai jumlah konsumsi listrik dan tidak ada pengaruhnya sama sekali dengan sering padamnya listrik.

“Jika terjadi kenaikan pembayaran listrik yang tidak sesuai, konsumen dapat melaporkan kebagian pelayanan teknik dan akan kita lakukan pengukuran ulang agar dapat diketahui jumlah konsumsi listrik konsumen tersebut “, pungkasnya (zailani).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here