Beranda Pendidikan SMAN 1 Betung Gelar Upacara Peringatan Sumpah Pemuda

SMAN 1 Betung Gelar Upacara Peringatan Sumpah Pemuda

19
0
BERBAGI

BANYUASIN, GP  — Ratusan siswa SMA Negeri 1 Betung, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumsel, memperingati hari Sumpah Pemuda ke- 90 pada 28 Oktober 2018 dengan menggelar Upacara dan berbagai kegiatan internal lainnya di sekolah mereka . Senin (29/10).

Pada upacara peringatan Sumpah Pemuda tersebut bertindak selaku Inspektur upacara Drs. Yusrizal selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Betung, yang di ikuti seluruh para dewan guru SMAN 1 Betung dan siswa/i SMAN 1 Betung.

Kepala SMA Negeri 1 Betung , Drs. Yusrizal saat dikonfirmasi pewarta ini mengatakan, berbagai kegiatan yang digelar tersebut antara lain upacara bersama dan berbagai lomba antarkelas dan tingkat seperti lomba paduan suara, lomba tarian daerah, lomba solo dan lomba kebersihan kelas.

“Perlombaan seperti tarian daerah dan kebersihan kelas telah kami gelar sejak Rabu (25/10) – Jum’at (26/10) sedangkan hari ini Senin (29/10) hanya upacara dan dilanjutkan dengan lomba paduan suara lagu nasional dan solo lagu daerah,” kata dia.

Ia juga mengatakan bahwa pihak dewan guru sengaja melombakan tarian tradisional termasuk lomba solo lagu daerah karena menurut Yusrizal anak-anak zaman sekarang cenderung terpengaruh dengan budaya luar.

Ia berharap agar dengan kegiatan tersebut akan lebih meningkatkan rasa cinta akan budaya dan bangsa Indonesia serta memupuk rasa nasionalisme di dalam anak – anak Betung terutama mereka yang bersekolah di SMA Negeri 1 Berung.

Yusrizal mengatakan, kegiatan-kegiatan yang digelar untuk memperingati hari Sumpah Pemuda di salah satu sekolah rujukan di Betung itu merupakan agenda wajib tahunan yang selalu diselenggarakan dengan melibatkan semua guru dan siswa.

Bukan hanya hari sumpah pemuda lanjut Yusrizal, ia juga mengaku bahwa berbagai kegiatan juga dilaksanakan pada momen-momen hari besar nasional dan keagamaan secara bersama di sekolah.

“Melalui peringatan ini, diharapkan siswa lebih memahami bahwa salah satu tonggak perjuangan bangsa salah satunya adalah pemuda. Pemuda memiliki peranan penting dalam sejarah perjuangan bangsa,” tutur dia.

Setelah Indonesia merdeka, kata Yusrizal, saat ini pemuda Indonesia harus mengisinya dengan kegiatan positif. “Ini semua untuk jelanjutkan cita-cita pendahulu bangsa,” kata dia.

Ia juga berpesan kepada siswanya agar selalu menjaga persatuan secara kontekstual dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi media sosial dengan baik. “Selain itu, siswa juga harus mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, dalam situasi dan kondisi apapun,” pungkas dia. (Adam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here