Beranda Pemerintah Sekda Senen Har Kumpulkan THL di Auditorium Pemkab, Beri Pesan Agar THL...

Sekda Senen Har Kumpulkan THL di Auditorium Pemkab, Beri Pesan Agar THL Tingkatkan Kinerja

147
BERBAGI

BANYUASIN, GP – Tenaga honorer lepas (THL) dilingkungan Pemkab Banyuasin yang telah diperpanjang kontrak kerja di tahun 2020, dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya untuk lebih disiplin. Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. H. M Senen Har, S.IP., MM yang memberikan motivasi kepada 397 THL di Auditorium Pemkab Banyuasin.

“Dengan patuh dan taat terhadap aturan yaitu masuk kantor jam 08.00 WIB dan pulang jam 16.00 WIB. Selain juga diwajibkan mengikuti apel pagi dan sore setiap hari kerja,” ujar Senen Har dihadapan para pegawai THL.

Senen Har menegaskan, jika masih ada pegawai THL yang kedapatan sering bolos dan tak masuk selama 45 hari siap-siap akan diberikan sanksi tegas yakni pemecatan.

Senen Har juga mengatakan mengawali tahun 2020 ini, dia sengaja mengumpulkan tenaga honorer lepas (THL) untuk mengingatkan agar bekerja displin dan meningkatkan kinerjanya dimasing-masing bidang. Dan patut disyukuri karena masuk honor ini tidak mudah.

Dengan yang kerja displin, menurut Mantan Asisten II ini, telah menunjukan semangat kerja yang tinggi, untuk membangun Banyuasin. Ini sebagai upaya dalam mendukung satu visi Bupati dalam mewujudkan Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera.

“Jangan lemah semangat sebagai THL dibutuhkan untuk berkontribusi dan menyukseskan satu tujuan Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” pintanya.

Ia mengharapkan perlu ada kekompakan diantara satu yang lainnya dalam setiap ruangan disekrtariat. Kita punya satu visi dan satu tujuan supaya terkoneksi saling koordinasi antar satu lainnya. “Sehingga tidak terjadi miss dalam bekerja maka kuncinya H3K (harmonisasi, kekompak koordoniasi komunikasi dan konsultasi),” tuturnya.

Banyak tantangan yang akan dihadapi Pemkab Banyuasin kedepan ini. Sebab itu dia mengajak bersama-sama untuk menurunkan satu digit angka kemiskinan 11,33 di Kabupaten Banyuasin. Caranya meningkatkan ekonomi masyarakat melalui tiga progran prioritas infrastruktue bagus, petani bangkit, Banyuasi Prima.

Konektifitas transportasi dalam kabupaten yakni jalan 7 poros yang dimulai 2020 ini, didukung Pemerintah Pusat melalui Program Serasi, meningkat UMKM di Kabupaten Banyuasin, memberdayakan dan kelompok masyarakat melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp.300 milyar dikucurkan tersebar 6 ribu kolompok UMKM.

“Program Kerja yang kongkrit Bupati harus didukung bersama-sama satu visi dan 5 misi dan 7 program prioritas,”tukasnya. (Adm)