Beranda Lainnya Rilis Santri Keluhkan Bau Busuk dan Lalat, DLH Cek Kandang Ayam

Santri Keluhkan Bau Busuk dan Lalat, DLH Cek Kandang Ayam

22
BERBAGI

BANYUASIN, GP – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin mengecek kandang ayam yang berada dekat Pondok Pesantren Kodratullah Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III. Pengecekan dilakukan terkait keluhan santri yang mengeluhkan banyaknya lalat dan bau tak sedap yang berasal dari kandang ayam.

“Ya, Kamis (9/1) lalu kami sudah turun kelapangan untuk mengecek keluhan masyarakat tersebut. Memang disekitar Ponpes Kodratullah Langkan itu ada sekitar 140 kandang ayam yang dikelola 3 pengusaha kandang ayam,” ujar Ir H Izromaita MSi, kepada Media ini, Senin (13/01)..

Dijelaskan Izro, saat dilakukan pengecekan bau dan lalat yang dikeluhkan sudah tidak ada lagi. Namun, demikian pihaknya akan tetap mencarikan solusi agar adanya usaha kandang ayam tidak merugikan masyarakat sekitar.

“Kami juga sudah menggelar rapat bersama dengan Sekda Banyuasin untuk membahas masalah itu. Langkah selanjutnya kami akan membentuk tim dan pengundang para pihak masyarakat, Ponpes dan pengusaha kandang ayam untuk mencari solusi permasalahan tersebut,” ujar Izro.

Kata dia, pihak pengusaha kandang ayam mesti beternak ramah lingkungan, jangan sampai mengganggu lingkungan dan menjadi ancaman penyakit bagi masyarakat.  “Disatu pihak masyarakat harus dilindungi dari penderitaan akibat lalat dan bau tidak sedap, dilain pihak tetap diberikan peluang bagi pengusaha karena mereka sudah cukup lama berada disitu,namun harus mengikuti kaidah dan peraturan yang berlaku alias tidak mengganggu ponpes qodratullah,” tegas dia.

Sementra itu, Dedi, salah satu santri Ponpes Kondratullah Langkan menyebut sering mencium aroma yang tak sedap berasal dari kandang ayam. Tak hanya itu, lalat juga sering berterbangan dimakanan dan ruang kelas saat proses belajar dan mengajar.

“Iya ini sudah lama, baunya kadang hilang kadang muncul, sehingga kami sangat terganggu saat belajar. Kami harap pemerintah banyuasin dapat memberikan tuguran kepada pengusaha kandang ayam agar ramah lingkungan,” harap dia. (Adm)