Beranda POLHUKAM Pospam Polsek Betung Melakukan Penyekatan Kendaraan R4 Dari Luar Provinsi

Pospam Polsek Betung Melakukan Penyekatan Kendaraan R4 Dari Luar Provinsi

348

BANYUASIN, GP — Kanit Sabhara Polsek Betung Ipda Hendri beserta anggota Pos Pengamanan melaksanakan giat penyekatan kendaraan R4 dari luar Provinsi untuk memonitor pemudik atau masyarakat luar Kecamatan Betung Kabupaten Banyuaain yang menuju ke arah Palembang dan ke arah Jambi.

Petugas Pos Pengamanan Polsek Betung dengan seigap terus memberhentikan setiap kendaraan R4 yang berasal dari luar Provinsi yang akan menuju arah Palembang dan arah Jambi.

Kapolsek Betung AKP Toto Hertanto, SH melalui Kanit Sbahara Polsek Betung Ipda Hendri menjelaskan, jika penyekatan ini memang upaya tegas dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar tidak semakin mewabah.

“Makanya kami sekat kendaraan R4 dari luar Provinsi yang memang akan mudik. Kita minta mereka untuk kembali ke daerahnya,” kata Kanit Sbahara Polsek Betung Ipda Hendri saat di bincangi media ini disela – sela kegiatan tersebut, Sabtu (23/05).

Menurut Ipda Hendri, sempat terjadi adu argumen saat penyekatan setiap kendaraan dari luar Provinsi. Tapi, petugas yang sabar dan terus memberikan penjelasan kepada pengendara itu, akhirnya bisa membuat pengendara memahami dan kembali ke daerahnya.

“Setelah kami beri penjelasan dan pengertian, pengemudinya pun menyadari dan mau legowo kembali ke daerah asalnya,” tutur dia.

Kegiatan penyekatan mobil berplat luar kota, baik itu bus, travel maupun mobil pribadi ini telah dilakukan sejak berdirinya Pos Check Point dalam Operasi Ketupat Musi 2020 yang dimulai tanggal 24 April hingga 31 Mei 2020.

“Mobil-mobil yang utamanya berasal dari daerah zona merah, seperti Jakarta kami sekat. Selain menyekat, kita juga melakukan pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan barang dan pemeriksaan kendaraan,” jelas dia.

Sementara itu, pihaknya juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menaati aturan pemerintah demi kebaikan bersama. Terlebih lagi Presiden telah mengeluarkan larangan untuk melakukan mudik dan diharapkan untuk berdiam diri di rumah.

“Larangan pemerintah untuk tidak mudik bukan menjauhkan Anda dengan keluarga Anda. Tapi justru untuk menyelamatkan orang yang Anda sayangi,” pungkas dia. (Adm)