Beranda POLHUKAM Polres Temukan Puluhan batang Kayu, Pelaku Illegal Logging di Hutan Lindung Lematang

Polres Temukan Puluhan batang Kayu, Pelaku Illegal Logging di Hutan Lindung Lematang

153
0
BERBAGI

PAGARALAM, GP  – Polres Kota Pagaralam menemukan puluhan batang kayu berkualitas jenis Cemaqhe dugaan sementara dari penebangan liar di Areal DAS hutan lindung Lematang setelah mendapat Informasi dari Masyarakat pada Selasa (8/10/2019). Sekitar Jam 15.00 WIB Kapolres lansung Perintahkan anggotanya turun ke lokasi penebangan liar itu. 

Pantauan Media ini Dilapangan Polres Pagaralam AKBP Dolly Gumara melalui Kanit Tipiter Ipda Dian beserta Anggota tinjau langsung ke lokasi, namun karna waktu sudah menjelang malam dan medan lokasi penebangan daerah perbukitan sangat terjal, ditunda untuk di lanjutkan pada esok harinya rabu (9/10) dan setelah tiba dilokasi penebangan di temukan puluhan batang kayu ditinggalkan oleh pelaku  illegal logging.

“Yang masih gelondongan yang sudah dipotong-potong itu bisa jadi puluhan kubik bila sudah di jadikan papan atau balok, ada yang kayu itu misalnya 20 meter, sudah dipotong panjang 4 meter Dan 6 meter yang sudah dipotong, dan juga ditemukan bekas tebangan kayu Lama,”sabtu (12/10/2019).

Inul” salah seorang Warga, memintak Polres Untuk memproses dan melakukan pencegahan bagi para pelaku illegal logging di Lokasi Hutan Lindung apalagi di Kawasan Area Daerah Aliran Sungai (DAS) jangan sampai di angkut oleh pelaku penebang liar puluhan kubik kayu di hutan lindung yang sudah Di tebang, juga memintak pihak Polres melakukan Patroli pengawasan Selain mengamankan gelondongan kayu dan beberpa potong kayu yang sudah jadi berbentuk balok Kayu, untuk ungkap kasus iligal loging tersebut.”ujarnya. 

Sainul menambahkan, memang saat ini Potongan – Potongan kayu yang sudah berbentuk Kepingan dan gelondongan  mengaku masih ada dilokasi Hutan Lindung Lematang yang belum bisa Di bawak pihak Polres,  dikarnakan lokasinya sangat Curam dan Tebing yang Cadas tinggi sangat berbahaya bagi orang yang tidak mengetahui Medan area lokasi Hutan tersebut.” kata Sainul pada media ini.

Kalau hasil kayu itu di angkut untuk barang bukti (BB) nantinya bagi pelaku atau orang pun akan mikir-mikir untuk mengulang kembali melakukan pembalkan memotong kayu di area hutan lindung lagi, dan yang sudah dipotong ini juga tidak akan di ambil oleh pelaku eligal loging,”kata dia.

Sementara Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara S.I.K  M.H saat dihubungi Media Garuda Pos. Com melalui Whatsapp mengatakan kalau Dia masih Lagi di Muara Dua Kabupaten Oku Selatan ada giat rapat GO Senin baru pulang, namun pesan Kapolres minta tolong pada masyarakat sekitar untuk menjaganya, karna kekurang tenaga untuk nuruni kayu dari gunungnya,  namun nanti kita atur bagai mana caranya untuk amankan Kayu yang sudah terlanjur di tebang.”ungkapnya. (Faisa/Nov)