PAGARALAM, GP – Apel bersama dalam rangka persiapan gelar yustisi dan Sosialisasikan Perwako Nomor 30 tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman (AKB-M2PA) pada situasi covid-19 di Kota Pagaralam senin (14/09/2020). Di Mako Polres Kota Pagaralam Langsung di Pimpin Kapolres AKBP Dolly Gumara

Apel tersebut Dihadiri Sekda Kota Pagaralam Drs Syamsul Bahari MSi, Danramil, Kasatpol-PP, Dinas Perhubungan, Dinkes, ASN di Lingkup Polres Pagaralam, Para Perwira, Kasat dan anggota Polres Pagaralam serta undangan lainya.

Dalam arahannya Kapolres memberikan sedikit penjelasan mengenai Perwako Peraturan Walikota Pagaralam Nomor 30 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif Dan Aman Pada Situasi Corona Virus Disease 2019 Dikota Pagaralam.

Kapolres Mengatakan, Dengan adanya Surat edaran dan Perwako AKB-M2PA akan diadakan Razia guna Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan (Protkes) Kepada Para Peserta Apel Untuk Selalu Mematuhi Perwako Tersebut Dengan Tindakan Minimal Agar Selalu Memakai Masker Apabila Hendak Beraktifitas Ataupun Keluar Dari Kediaman Masing-Masing.”katanya.

Kapolres: menjelaskan Dalam Pasal 1 Ayat 4 Perwako tersebut Adaptasi ini berlaku untuk seluruh Masyarakat yang berada di Kota Pagar Alam tidak terkecuali bagi Warga pendatang ataupun Para Wisatawan yang Berkunjung di Kota Pagaralam, dan Apabila ada Masyarakat Kota Pagaralam yang terjaring tidak menggunakan Protokol Kesehatan Akan ditindak secara Administrasi, Denda bahkan sampai Penutupan Tempat Usaha.”Katanya.

Ditambahkannya, Bila nanti ada Para Pelanggar tersebut melawan Petugas yang sedang melaksanakan Dan sosialisasi Perwako dapat ditindak lebih tegas melanggar atau dikenakan Pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman Selama-lamanya 1 tahun empat bulan.”Ujar Kapolres Dolly Gumara.

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH, saat di hubungi Media ini menyampaikan, Dalam menjalankan Perwako dan penegakan hukum Disiplin Protokol Kesehatan Tersebut Kita laksanakan Dengan selalu berkordinasi ke Polres Kota Pagaralam, mengingat saat ini Wilayah kota Pagaralam di daerah Tengah, sementara Kabupaten Tetangga sebelah sudah ada yang Zona merah dan Kuning, sementara untuk pagaralam saat ini ngeri – ngeri sedap.”pungkasnya.(Pai/NoviC)