BANYUASIN, GP — Dengan humanis Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.IK, pimpin langsung pengamanan Aksi Unjuk Rasa (Unras) para buruh Banyuasin, yang menolak UU Cipta kerja Omnibus Law di depan Gedung DPRD Banyuasin, Jum’at (16/10.

Pantauan wartawan garudapost.com di lapangan, terlihat beberapa personil Polres Banyuasin dibantu personil Polsek Pangkalan Balai bersama TNI dan Satpol PP ikut melakukan pengamanan kegiatan Unras di depan Gedung DPRD tersebut.

Massa yang berjumlah sekitar 200 orang ini tiba pada pukul 09.00 WIB di gerbang 42 Kabupaten Banyuasin dan konvoi menuju gedung DPRD dengan dengan membawa spanduk berisi Kecamaman terhadap UU Cipta Kerja Onimbus law dan mendesak pemerintah menerbitkan perpu pembatalan UU cipta kerja.

Beberapa orasi yang di lontarkan oleh beberapa serikat Buruh diantaranya adalah Omnibus law adalah hal baru bagi bangsa Indonesia, menggabungkan puluhan undang-undang dan ribuan pasal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Omnibus law memuat puluhan klaster diantaranya klaster ketenagakerjaan, pendidikan, investasi, Lingkungan, Jaminan social dan lain-lain, sangat beresiko terjadi penolakan karena dianggap tidak aspiratif dan akomodatif.

Contohnya Klaster ketenagakerjaan mengatur Perlindungan tenaga kerja sedangkan klaster yang lain mengatur apa yang akan di kerjakan oleh Tenaga Kerja itu sangat berbeda jauh, maka dari itu tidak seharusnya dua hal yang berbeda dimasukan dalam satu tungku yang sama.

Apalagi saat ini pandemic Covid belum reda, Pengesahan UU Cipta kerja Omnibus law di tengah pandemic Covid justru menunjukan bahwa pemerintah dan DPR melakukan langkah Offside dalam pembuatan UU.

Salah satu pengunjuk rasa, Sri Mulyani dalam orasinya mengecam keras atas pengesahan undang – undang ini. Menurutnya undang-undang ini banyak cacatnya dan tidak berpihak kepada nasib para buruh.

“Bagaimana nasib kami buru-buru perempuan, untuk itu kami sampaikan kepada para perwakilan rakyat DPRD nasib kami para buruh yang membani perekonomian keluarga jika keputusan RUU omnibus Law ini tetap di sahkan yang di mana cuti melahirkan tidak ada lagi untuk kami dimana letak keadilan itu,”teriaknya dengan lantang.

Kemudian, Ketua Nikeuba DPC Kabupaten Banyuasin, Joko Sungkowo dalam orasinya menyampikan beberapa tuntutan, diantaranya UU Cipta Kerja – Klaster Ketenagakerjaan terdapat hal-hal yang sangat mendregadasi Hak hak dasar Buruh jika dibandingkan dengan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Hak-hak buruh yang terdegradasi antara lain PKWT /Kontrak kerja tanpa batas, Outsourcing diperluas tanpa batas jenis usaha, Upah dan Pengupahan diturunkan dan Besaran Pesangon diturunkan,”ujar dia dengan nada tinggi.

Usai berorasi di depan Gedung DPRD Banyuasin, perwakilan buruh menemui Pejabat Pemerintah Kabupaten Banyuaain dan DPRD Kabupaten Banyuasin dengan mengirimkan Surat tuntutan pencabuatn UU Cipta Kerja untuk disampaikan ke DPR RI dan masa aksi membubarkan diri dengan tertib.

Dikesempatan itu Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.IK saat memimpin langsung aksi Unras tersebut dengan penuh humanis memberikan arahan kepada para buruh agar menyampaikan aspirasinya dengan santun dan damai.

“Kegiatan penyampaian aspirasi Unras oleh parah buruh berjalan dengan lancar, ini bisa dicontoh dan Saya Kapolres Banyuasin memberikan apresiasi yang tinggi kepada Para buruh yang ada di Kabupaten Banyuasin,” ungkap Kapolres Danny.

Sebelumnya dalam apel pengamanan Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.IK menyampaikan kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan aksi massa, agar dilakukan sesuai SOP, dengan mengedepankan pengamanan yang humanis.

“Kita disini melayani masyarakat. Lakukan pengamanan dengan cara yang humanis sesuai SOP. Karena mereka (buruh-red) adalah masyarakat yang harus kita layani,” ucap Kapolres saat memberikan arahan kepada para personil Polres Banyuasin.

Selain itu, lanjut Kapolres, Kepolisian juga harus mengamankan aset negara karena titik dari pada aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Banyuasin. Selain kita amankan jalannya aksi massa juga kita amankan aset negara.”Mari kita wujudkan situasi dan Kondisi wilayah hukum Polres Banyuasin yang aman dan Kondusif,” tandas dia. (Adm).