Beranda Pendidikan PGRI Banyuasin  Kecam Perlakuan Penggundulan Guru

PGRI Banyuasin  Kecam Perlakuan Penggundulan Guru

46

BANYUASIN, GP – Perlakuan oknum polisi terhadap tersangka peristiwa susur sungai kegiatan ektrakurikuler SMP Negeri 1 Turi Sleman Yogyakarta terus mendapat sorotan. Itu lantaran, para tersangka yang merupakan pembina pramuka sekaligus guru itu digunduli oleh oknum polisi.

Kali ini, kecaman datang dari Pengurus Persatuan Guru Repulik Indonesia (PGRI) Kabupaten Banyuasin. “Kta PGRI Banyuasin mengecam keras atas tindakan okunum kepolisian yang mencukur rambutpembina pramuka diluar kewenangannya,” ujar Ketua PGRIBanyuasin.

Pihaknya meminta proses secara hukum okmun kepolisian tersebut. Pihak PGRI banyuasin akan mendukung penuh apa yang dilakukan pengurus Besar PGRI untuk membela guru serta memberikan pembelaan kepada guru tersebut.

“PGRI banyuasin mohon kepada PB PGRI Sleman untuk memediasi antara guru dan wali murid untuk berdamai dan mengadakan penangguhan penahanan terhadap ketiga oknum guru tersebut. Proses namun harus perhatikan etika dan sopan santun terhadap guru,’ harap dia.

Dia menilai perlakuan polisi kepada tersangka guru peristiwa susur sungai melukai rasa kemanusiaan guru sebagai profesi. Menurtnya, perlakuan membotaki dan menggiring para tersangka guru seperti penjahat atau residivis sangat melukai hati nurani guru.

“Tiada sedikitpun niat mencelakakan anak-anak yang telah menjadi anaknya di sekolah, memang meskipun tidak sengaja, kesalahan tetaplah sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan dengan segala konsekuensi hukumnya,” pungkas dia. (Adm)