BANYUASIN, GP — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Banyuasin menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) luar biasa di Rumah Makan Tahu Sumedang Desa Panji Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Senin (06/07) pukul 10.00 WIB. Muscab itu mengangkat tema: ‘Peran HIPMI Dalam Pembangunan di Era Revolusi Industri 4.0’.

Pada Muscab tersebut dimana Direktur CV Mutiara Tugau Periadi SE terpilih aklamasi menjadi Ketua BPC HIPMI Banyuasin, setelah menjadi calon tunggal yang memenuhi persyaratan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga HIPMI. Muscablub dipimpin oleh Ketua Carateker HIPMI Banyuasin Haris Jumadi.

Ketua Carateker HIMPI Banyuasin Haris Jumadi menegaskan, dilaksanakan karena kepengurusan sebelumnya belum bisa melaksanakan Muscab dengan waktu yang telah ditentukan. Ditambah lagi masa Covid-19 yang terbatas dan Musda akan dilaksanakan, BPD HIPMI Sumsel turun langsung dan menunjuk dirinya menjadi carateker di Banyuasin.

“Alhamdulillah hari ini sudah terpilih Periadi SE sebagai Ketua BPC HIPMI Banyuasin, semoga BPC HIPMI Banyuasin aktif dan merekrut sebanyak-banyaknya anggota,” tegas Haris Jumadi kepada media ini.

Menurut dia, pengusaha sejatinya adalah pejuang masa kini, karena pengusahalah yang membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Periadi berjanji akan fokus membenahi kepengurusan BPC HIPMI Banyuasin.“Selanjutnya merapatkan anggota, menyusun kepengurusan baru yang lebih berkompeten dan berkualitas,” tegas Periadi.

Dikatakan Periadi bahwa dalam visi misi nya dimana dirinya Siap membesarkan BPC HIPMI Kabupten Banyuasin. Siap merangkum anggota sebanyak- banyaknya untuk bergabung dengan HIPMI. Akan bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam bidang pembangunan dan Akan selalu berkoordinasi dengan pengurus BPD HIPMI Sumsel.

“Bahwa saya siap ikut penjaringan calon Ketua Umum um BPC HIPMI Kabupaten Banyuasin periode 2020-2023 dan saya akan tunduk pada Ad/Art HIPMI dan tunduk pada panitia calon Ketua Umum,” ungkap dia.

Dia menilai Banyuasin punya potensi ekonomi yang luar biasa, dengan sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia berkualitas serta bermental pengusaha.”Banyuasin akan menjadi daerah strategis penyuplai kebutuhan hortikultura untuk ibu kota Pangkalan Balai,” tutur dia.

Dirinya membuka peluang para pengusaha muda Banyuasin untuk menjajaki berbagai kemungkinan usaha pada era revolusi industri 4.0 sebagaimana tema Muscab. (Adm)