BANYUASIN, GP – Sebanyak 40 orang Peserta yang terdiri dari PLD, PD Kecamatan Suak Tapeh, Sekdes dan tim Pokja relawan pendataan SDGs dari 11 desa diwilayah Kecamatan Suak Tapeh mengikuti Pelatihan Pemutakhiran Data berbasis SDGs Desa Dalam Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin tahun 2021.

Acara tersebut dipusatkan di Kantor Desa Rimba Terab Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Rabu (07/04). Dan dalam acara ini selaku narasumber yakni TA Pengembangan Ekonomi Desa Kabupaten Banyuasin Toni, SE, TA Infrastruktur desa Indra Faisal dan TA Tehnologi Tepat Guna Leni Marlina.

Sekdes Rimba Terab Joni Afandi, S.Pd selaku tuan rumah pada acara tersebut dalam sambutannya mengatakan, bahwa pelatihan pemutakhiran data berbasis SDGs Desa ini melibatkan pendamping desa Kecamatan Suak Tapeh, Pendamping lokal desa, Sekdes dan tim relawan Pokja.

“Kami sangat menyambut baik pelatihan ini dan perlu juga kami sampaikan bahwa untuk tahun 2021 ini dari dana desa (DD) dalam APBDes tidak menganggarkan untuk kegiatan RDGs,” kata Jon sapaan akrabnya yang saat ini juga menjabat Ketua PPDI Kabupaten Banyuasin.

Dikesempatan yang sama Pendamping Tehnik Infrastruktur Kecamatan Suak Tapeh Febriwansyah, ST dalam sambutannya mengharapkan agar dalam kegiatan ini PD, PLD, Sekdes dan tim relawan Pokja SDGs bersungguh – sungguh dalam mengikuti Pelatihan dalam mengoperasionalkan aplikasi SDGs agar pada saat pendataan dapat menyajikan data yang benar dan valid serta tepat waktu yang dikasih tenggang waktu akhir Mei 2021.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan disini mari kita sama – sama belajar dengan sungguh – sungguh agar nantinya dalam mengoperasionalkan aplikasi SDGs pada saat melakukan pendataan dapat menyajikan data yang benar dan valid serta tepat waktu yang dikasih tenggang waktu akhir Mei 2021,.

Febriwansyah menegaskan bahwa pemutakhiran data berbasis SDGs Desa tersebut akan memberikan gambaran riil terkait kondisi desa dan masyarakat desa. Tak tanggung-tanggung, pemutakhiran data desa akan dilakukan secara by name by address.

Sementara TA Pengembangan Ekonomi Desa Kabupaten Banyuasin soni novian, SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa sesuai instruksi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi,pelatihan pemutakhiran data berbasis SDGs Desa dilakukan untuk memastikan program pembangunan dilakukan secara tepat berdasarkan kebutuhan masing-masing desa.

“Kata pak Menteri, Implementasi SDGs desa diawali dengan adanya data valid, akurat, berkesinambungan, dan update di tiap desa,” ujar Toni seraya menyebut bahwa Untuk pendataan Desa mulai dari Individu sampai ke Desa.Tujuan agar perangkat desa dan anggotanya bisa menginfiut data melalui aflikasi SDGs

Lebih lanjut dikatakan dia bahwa Pelatihan ini biar mereka bisa memahami saat melakukan pendataan yang berbasis SDGs dan target pemerintah 31 Mei harus selesai.”Pemerintah sudah menargetkan pendataan ini 31 Mei 2021 harus selesai,” ujar dia

Selain itu terang dia, dalam hal ini, desa diminta untuk membentuk relawan desa terkait pemutakhiran data desa berbasis aplikasi. “Sebenarnya ini (Pemutakhiran data) Tidak sulit. Karena sudah dilakukan uji coba. Apalagi dibantu oleh DPMD dan pendamping desa, kita tinggal menyiapkan operator untuk dilatih,” tandas dia. (Adm)