BANYUASIN, GP-Tewasnya Inisial El (31) yang merupakan warga Dusun Lubuk Keranji Kelurahan Satrio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin yang saat itu sempat heboh kini masih dalam penyelidikan dari pihak Kepolisian Polres Banyuasin.

EL tewas diamuk massa di depan teras Rumah saudara EW yang berlokasi di Dusun Lubuk Keranji Kelurahan Satrio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis 09 September 2021 pukul 19.00 WIB

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi, S.IK., MH melalui Kasat Reskrim AKP M. Ikang Adi Putra saat dikonfirmasi pada Minggu (11/09) membenarkan kejadian tersebut dan saat ini masih dalam penyelidikan. “Benar kejadian tersebut dan masih dalam penyelidikan,” kata Kasat Reskrim AKP M. Ikang Adi Putra.

Menurut Kasat Reskrim peristiwa kejadian pembunuhan tersebut bermula saudara EW telah kehilangan sepeda motor miliknya jenis Honda Supra X tanpa Nopol, setelah mengetahui sepeda motor miliknya telah hilang dicuri, EW memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarganya beserta warga sekitar maka dari itu EW bersama keluarganya dan warga sekitar mencari dimana keberadaan sepeda motor yang hilang tersebut.

Lanjut Kasat Reskrim, namun sampai dengan hari Jum’at tanggal 10 September 2021 jam 07.00 WIB, sepeda motor tersebut tidak ditemukan lalu mereka pun pulang. Sekitar Jam 12.00 WIB dan pada hari itulah didapat informasi dari saudara JN melalui saudara DNA yang memberitahu saudara EW dan keluarganya yang lain bahwa sepeda motor yang hilang tersebut berada di dalam kebun karet yang berada di Dusun Lubuk Keranji Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.

“Mendapat informasi tersebut saudara EW dan keluarganya yang diantaranya saudara EK, ES, ESD, END, dibantu dengan teman mereka yang bernama saudara DD, MKS, YTO, dan DDT. Pada saat sampai dikebun karet mereka berpencar mencari keberadaan sepeda motor yang hilang milik EW tersebut,” ujar dia.

Beberapa saat kemudian terang Kasat Reskrim, saudara DD menemukan sepeda motor yang hilang tersebut dan kemudian ditunggu oleh mereka siapa yang membawa motor tersebut hingga muncul korban yang berjalan mendekati sepeda motor tersebut, lalu saudara DD menegur korban namun korban mencoba melawan dengan mengacungkan sebilah parang kearah saudara DD.

Kata Kasat Reskrim, melihat hal tersebut saudara EK yang berada didekat saudara DD menembak korban sebanyak 1 (satu) kali lalu datanglah saudara ES yang mengambil 1 (satu) pucuk senapan angin dari tangan saudara EK dan langsung menembak korban sebanyak 2 (dua) kali.

“Kemudian korban kabur dan dikejar sambil diteriaki “MALING”, sampai di tengah Dusun Lubuk Keranji korban dihadang oleh massa, dan ES juga sempat memukul korban menggunakan senapan angin hingga akhirnya korban tergeletak dengan posisi terlentang didepan warung milik saudara RINI dengan kondisi tidak bernapas lagi,” terang dia

Dikatakan Kasat Reskrim, bahwa setelah kejadian itu Polisi langsung mendatangi TKP dan mengamankan 4 (empat) orang dari lokasi kejadian, kemudian dari pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Banyuasin dengan dasar LP / B-162 / IX / 2021 / SPKT / POLRES BANYUASIN / POLDA SUMATERA SELATAN*, Tanggal 10 September 2021.

“Sementara ini Barang Bukti (BB) yang kita amankan berupa 1 (satu) buah sandal warna coklat merk YUMEIDA, 1 (satu) buah baju kaos warna hitam merk ERIGO APPAREL, dan 1(satu) Unit senapan angin merk GAMMA warna hitam dalam keadaan patah dibagian Popor,” pungkas dia. (Adm).