BANYUASIN, GP — Mahasiswa KKN Tematik kelompok 10 STISIPOL Candradimuka Palembang 2020 yang beranggotakan 18 Mahasiswa menyelenggarakan seminar kewirausahaan dan Launching Brand KEMPLEE guna mengedukasi para pelaku UMKM Anugerah Lele Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin.

Dalam seminar tersebut Mahasiswa KKN ini menyampaiakan tentang Pengembangan P4 (Product, Price, Place, Promotion) Kewirausahaan KEMPLEE (Kemplang Lele) Pada UMKM Anugerah Lele di Desa Pulau Harapan yang bertempat di Gedung Serba Guna Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Selasa (22/12).

Tim KKN Tematik Kelompok 10 STISIPOL Candradimuka Palembang 2020 yang beranggotakan 18 Mahasiswa tersebut saat ini sedang melaksanakan KKN di Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin. Mereka kembali turun ke lapangan. di bawah bimbingan Sumarni Bayu Anita S.Sos, M.A.

Tim KKN Tematik Kelompok 10 ini juga ikut membantu UMKM Anugerah Lele Desa Pulau Harapan dalam memasarkan produksi Kemplang Lele pada rangkaian kegiatan Seminar Kewirausahaan P4K KEMPLEE dengan langsung turun ke lapangan. Sebelumnya, pada Jumat (04/12), Mahasiswa KKN dan DPL telah melakukan acara pembukaan langsung dengan Kepala Desa (Kades) Pulau Harapan, Gatot Zalendra, S.IP di Kantor Kepala Desa Pulau Harapan.

Kedatangan mereka disambut baik oleh Kepala Desa Pulau Harapan bahkan Kepala Desa mengucapakan Selamat datang untuk seluruh mahasiswa KKN Tematik STISIPOL Candradimuka di Desa Pulau Harapan.”Terima kasih telah memilih desa ini sebagai tempat KKN, dan semoga mendapatkan ilmu yang diharapkan,” ucap Kepala Desa Pulau Harapan Gatot Zalendra, S.IP saat menyambut kedatangan para mahasiswa tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi KKN, yakni UMKM Anugerah Lele dan langsung membantu proses produksi Kemplang Lele, yakni panen lele dari kolam terpal, menyiangi lele, mengolah daging lele menjadi pempek, lalu pemotongan pempek menjadi kemplang, penjemuran kemplang, penggorengan kemplang, hingga pengemasan kemplang.

Dari kunjungan lapangan pertama, para mahasiswa KKN kemudian mengalisis kebutuhan yang perlu dikembangkan oleh UMKM Anugerah Lele, sehingga menciptakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat selanjutnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Sumarni Bayu Anita S.Sos, M.A menerangkan, meski keterbatasan kondisi ekonomi dan sosial akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir, kegiatan kewirausahaan mandiri ini diupayakan untuk tetap produktif.

Kata dia,Kehadiran Mahasiswa STISIPOL Candradimuka Palembang yang sedang melaksanakan KKN di Desa Pulau Harapan juga turut membantu dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus pengembangan kreativitas kuliner di masa pandemi ini.

“Kita fokus bantu pada aspek pemasarannya. Kita melihat munculnya kuliner Kemplang Lele di tengah umumnya kemplang yang terbuat dari ikan gabus atau tenggiri yang harga belinya cukup mahal sangat menjadi alternatif ketahanan pangan,” kata dia saat ditemui garudapos, Selasa (22/12).

Menurut dia, selain Mahasiswa KKN terjun langsung ke lokasi untuk membantu kegiatan produksi, pada kegiatan pemasaran kita bantu berikan nama brand, yakni KEMPLEE singkatan dari Kemplang Lele.

“Kita juga bantu membuatkan logo produk untuk ditempel pada kemasan, membuatkan akun medsos Instagram @kemplanglele, dan melaksanakan Seminar Kewirausahaan P4K KEMPLEE, serta memberikan bantuan 3 alat pemotong plastik untuk UMKM Anugerah Lele,” terang dia.

Sementara salah satu Mahasiswa KKN, Muh. Afridomansyah (23), mengatakan, kegiatan KKN dengan tema Kewirausahaan Mandiri di Desa Pulau Harapan ini sangat berguna tidak hanya untuk masyarakat Desa Pulau Harapan namun juga untuk mahasiswa sendiri.

“Kami bersyukur banyak pelajaran yang kami dapati, dan kami juga bisa menyalurkan teori-teori yang kami dapat di bangku kuliah selama ini dalam kerja nyata. Semoga di bawah bimbingan dari dosen pembimbing kami dan kerjasama antar anggota Kelompok 10 mampu membuahkan hasil maksimal untuk ibu-ibu yang tergabung dalam UMKM Anugerah Lele,” ungkap dia.

Dikesempatan yang sama Ketua UMKM Anugerah Lele Desa Pulau Harapan, Silvi Yani, mengatakan bahwa masyarakat di Desa Pulau Harapan dapat mewujudkan ketahanan serta kemandirian pangan terutama di tengah pandemi, dimana akses untuk berpergian membeli ikan lele ke pasar cukup beresiko.

“Kami berharap kegiatan budidaya lele sekaligus pengembangan pengolahan lele ini dapat terus didukung oleh berbagai pihak baik dari Bupati Banyuasin maupun dari Dinas Perikanan dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuasin,” ujar dia seraya menambahkan bahwa pihaknya sangat bangga dan merasa sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN STISIPOL Candradimuka Palembang.

Sebagai media promosi kami terang dia, sebelumnya hanya menggunakan Whatsaap, namun kini juga bisa menggunakan Instagram untuk memperkenalkan produk dari Anugerah Lele Desa Pulau Harapan.”Dan berbagai bermacam informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang kami lakukan,” beber dia.

Ketua Kelompok 10 KKN Tematik STISIPOL Candradimuka, Ramlan mengatakan kegiatan promosi UMKM Anugrah Lele Desa Pulau Harapan perlu dioptimalkan, agar dapat meningkatkan penjualan dan berdampak pada meningkatnya faktor ekonomi anggota kelompk itu sendiri.

“Semoga dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh Kelompok 10 dapat memantik masyarakat Desa Pulau Harapan umumnya, dan anggota UMKM Anugerah Lele agar lebih kreatif dan lebih semangat lagi dalam mempromosikan KEMPLEE sehingga diharapkan dapat membantu penambahan hasil pendapatan keluarga,” harap dia. (Adm)