Beranda Ekobis Krisis Air, Warga Kenten Laut Banyuasin Keluhkan PDAM

Krisis Air, Warga Kenten Laut Banyuasin Keluhkan PDAM

20
0
BERBAGI

Kenten, GP – Banyuasin Kabupaten yang tergolong sejahtera di Sumatra Selatan, namun sangat disayangkan kondisi tidak berjalan berimbang.

PDAM yang seharusnya dapat memberikan kesejahteraan dalam kecukupan air ternyata semua hanya bukti diatas kertas, PDAM Hidup 4 Kali sering juga 5 Kali dalam satu bulan. Sehingga warga kesulitan air bersih di Kenten Laut Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

Della 21 Tahun mahasiswi di salah satu Universitas Palembang usai mengisi air dengan jerigen, sangat mengeluhkan Kondisi air bersih. Di Kenten PDAM tidak bisa diandalkan.

Lanjut Della untuk kondisi air Sumur memang ada yang jernih, namun kondisi rata-rata rumah air tidak bagus sehingga kurang bagus jika menjadi konsumsi. “Kami selaku warga Kenten, warga yang tinggal dengan Sungai / Laut, dekat Kota Palembang berharap air dapat hidup minimal 3 Kali dalam satu minggu, sementara untuk listrik normal tapi kenapa air sering tidak hidup, kami juga berharap Bapak Bupati dan wakil Bupati untuk dapat mendengar keluhan kami. Kami sangat perlu kecukupan air” ujar della

Senada di katakan Daffa Pedagang air kebutuhan pokok, jika seperti ini pengeluaran kami bertambah, enak jika untung banyak, jika lagi sepi, rugi ditambah rugi, memang air 1 jeringen hanya Rp 1500, jika satu enak, bagaimana jika 10 Jerigen saya beli, dan satu bulan bisa sampai 30 jeringen berapa uang yang harus dikeluarkan, kami berharap PDAM dapat normal.

“Untuk bapak bupati H Askolani dan Wakil Bupati Bapak slamet dan wakil rakyat kami dapil Talang Kelapa dengarkan keluhkan kami di Kenten Laut, jangan lihat kami jauh dari ibu kota Banyuasin, namun liat kami bagian banyuasin semoga aspirasi kami depat di dengar, untuk Pengelola PDAM kami meminta penjelasan mengapa air jarang hidup apakah karena sering mati lampu atau air susah” tutup Daffa. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here