BANYUASIN, GP – Kritik pedas dilontarkan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) persoalan manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Betuah Kabupaten Banyuasin, dinilai tidak profesional dalam bekerja.

Pasalnya, Masyarakat Mariana, Kecamatan Banyuasin I belum dapat menikmati air yang layak (Bersih Red). Sehingga apa yang menjadi tanggung jawab PDAM belum belum terpenuhi.

“Saya sudah melakukan konfirmasi ke pihak PDAM Mariana, dimana hasil retribusi dari masyarakat mencapai Rp 160 juta per bulan, kemudian digunakan untuk gaji karyawan, bayar listrik dan lain sebagainya mencapai sebesar Rp 90 juta. Artinya PDAM Mariana masih memiliki keuntungan Rp 70 juta perbulan,” kata Achmad Nurcholis, melakukan instruksi saat sidang Paripurna pembahasan Raperda di DPRD Kabupaten Banyuasin, Senin (03/02).

Lebih lanjut anggota DPRD dapil Mariana ini, menyebutkan, dihitung rata – rata pertahun PDAM Mariana mempunyai keuntungan sebesar Rp 900 juta. Namun sangat disayangkan besarnya hasil tidak sesuai apa yang menjadi harapan masyarakat.

“Sangat tidak layak air yang di retribusikan ke rumah warga, keruh dan berbau. Sedangkan kewajiban masyarakat untuk membayar retribusi sudah dipenuhi. Ini sungguh menyayat hati kami selaku anggota DPRD,” tegas Nurcholis di depan Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH

Terlebih dia juga menyebutkan, hampir 4500 konsumen yang berada di Kecamatan Banyuasin I, sampai saat ini masih menggunakan air PDAM sebagai kebutuhan sehari – hari, meskipun kualitas air tersebut tidak layak.

“Maka saya berharap kepada Bupati Banyuasin untuk merespon keluhan masyarakat agar pihak PDAM dapat memberikan terobosan melakukan langkah strategis, agar antara hak dan kewajiban PDAM terpenuhi,” lugas dia, seraya menyebutkan Pembangunan Jaringan PDAM belum tersentuh oleh Pemerintah Banyuasin.

Sementara itu Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, menyampaikan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dirut PDAM, untuk mencari solusi persoalan tersebut. “ Ya, Aspirasi itu akan segera kami tampung dan akan segera ditindaklanjuti,” jelas Bupati singkat. (Adm)