Muara Enim, GP – Jalan Lintas Antara Kota Muara Enim – Lahat di Kelurahan Lebuay Bandung Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, kembali memakan korban akibat pengerokan jalan aspal yang diduga lambat dengan proses perbaikan jalan yang setiap hari dilewati masyarakat.

Korban kecelakaan tunggal akibat jalan tersebut yaitu Jumani (65 th) warga Talang Jawa Kelurahan Pasar III Kabupaten Muara Enim, mengeluhkan jalan tersebut yang lambat perbaikan sehingga membuat saya tidak sadar akan ada lubang disana.

Korban mengatakan ia berjalan dari Desa Tanjung Jambu hendak menuju ke rumahnya di Talang Jawa. Tiba dilokasi kejadian tugu perbatasan Kota beliau tidak mengetahui ada lubang besar bekas pengerokan jalan tersebut yang mengakibatkan korban tergelincir dan jatuh dari sepeda motor Revo BG 2827 DT, pada pukul 21.30 Wib Selasa malam (29/6/2021).

Korban langsung ditolong oleh warga yang melihat kejadian tersebut dan langsung dibawa ke RS Rabain untuk mendapatkan pertolongan pertama. Korban mengalami luka parah di wajah bagian kiri dan mendapat 5 jahitan atas insiden tersebut.

Ditemui awak Media, Amir (63 th) saksi korban kecelakaan mengatakan “Bahwa kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi, sebelumnya juga ada korban kecelakaan bernama Jumantri (35 th) warga Permata Hijau kejadian pukul 20.00 Wib selasa malam (29/6/2021) dan sudah dibawa ke tukang urut”, Kata Amir.

“Alhamdulillah korban Jumantri (35 th) langsung kita bawa ke tukang urut, korban mengalami luka – luka di badan dan terkilir kaki sebelah kanan, semoga korban tidak mengalami luka yang serius” Tandas Amir Saksi kedua korban kecelakaan tersebut.

Harapan keluarga korban Jumani, semoga pemerintah dapat segera menyelesaikan tambal sulam jalan aspal yang menghubungkan kota Muara Enim – Lahat, supaya tidak ada lagi korban mengalami kajadian seperti ini pada malam hari. (Asep)