BANYUASIN, GP- Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Banyuasin akan berlangsung pada bulan November 2021 mendatang yang akan diikuti 240 desa se-Kabupaten Banyuasin. Sejumlah tokoh maupun incumbent diperkirakan akan meramaikan Pilkades di Banyuasin pada 17 November mendatang.

Salah satu incumbent yang sudah tak asing adalah Rusdi Tamrin yang saat ini menjabat kades depenitiv Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin. Rusdi Tamrin Kades dua periode ini ingin kembali mencalonkan diri kembali dalam Pemilihan Kepala Desa Lubuk Lancang bukan tidak beralasan.

Tentunya dengan niat baik dan dorongan dari keluarga besarnya dan juga dukungan dari masyarakat serta para-tokoh itulah yang menginspirasi Rusdi Tamrin kembali maju pada Pilkades Lubuk Lancang untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat sekaligus menuntaskan pembangunan yang belum terlaksana akibat dampak Covid-19

Putra dari pasangan ibu Hj. Herawati dan Ayah H. A Nadir ini merupakan abdi negara yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Desa Lubuk Lancang definitiv. Dua periode menjabat Kades Lubuk Lancang, Rusdi Tamrin dikenal oleh masyarakat setempat maupun masyarakat luar memiliki pribadi yang ramah, santun, dan mudah bergaul serta mempunyai jiwa sosial tinggi.

Peraih suara terbanyak saat perhelatan Pilkades di Desa Lubuk Lancang pada 2015 silam ini optimis kembali meraih dukungan dari loyalis, keluarga dan masyarakat. Dengan semua prestasi serta pengalaman yang dimilikinya itu, serta dukungan langsung masyarakat Desa Lubuk Lancang, pria yang kerab disapa Tamrin ini komitmen menata wajah desa yang baru kedepan.

“Dengan segala kerendahan hati, saya meminta doa restu dari para tokoh, serta dukungan seluruh elemen masyarakat Desa Lubuk Lancang untuk memberikan hak suaranya kepada kami pada Pilkades 17 November mendatang,”ucap Rusdi Tamrin, di bincangi garudapost.com, Kamis (15/07).

Rusdi Tamrin selama dua periode menjabat Kades Desa Lubuk Lancang diketahui telah membuktikan kedekatannya dengan pemegang kebijakan di tingkat Kabupaten, dengan berhasil membangun beberapa titik bangunan yang kini dimanfaatkan masyarakat.

“Ini merupakan pencalonan saya di periode ke- 3 sebagai kepala desa. Keinginan ini didasari tekad menyempurnakan berbagai pembangunan di berbagai bidang, yang belum terealisasikan terlebih dua tahun terakhir ini akibat dampak pandemi Covid-19,” tutur dia.

“Apabila nanti saya masih dipercaya oleh masyarakat untuk kembali memimpin Desa Lubuk Lancang, akan kita tuntaskan yakni pembangunan infrastruktur melalui sarana dan prasarananya, pembinaan sosial budaya, pendidikan, olahraga, serta SDM yang kultural dan religius,” ungkap dia.

Menurut Rusdi Tamrin, membangun Desa untuk saat ini lebih mudah dibandingkan dengan sebelum lahirnya Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014, karena didalam undang-undang tersebut mengatur tentang Hak asal usul dan kewenagan Desa, artinya desa punya kewenangan penuh untuk mengatur rumah tangganya sendiri.

Lanjut dia, berdasarkan hak asal usul desa tersebut, kemudian diikuti oleh lahirnya bantuan langsung dari Pemerintah Pusat yang di sebut dengan Dana Desa mulai dari tahun 2015 sampai saat ini. “Siginifikannya pembangunan inspastruktur di desa saat ini karena banyaknya sumber bantuan keuangan yang masuk kedesa, dari Pemerintah Pusat dan daerah seperti Dana Desa,” ujar dia.

Tamrin yang akrab disapa menyebut bahwa Dana Desa, (DD) Bantuan Gubernur (Bangub) dan Alokasi Dana Desa (ADD), yang jika di total keseluruhannya mecapai milyaran rupiah, maka transparansi angggaran yang dikelola oleh desa menjadi hal yang wajib diketahui oleh semua warga masyarakat.

“Insya Allah apabila nanti saya kembali dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Desa Lubuk Lancang, akan kita tuntaskan pembangunan yang belum terealisasi seperti pembangunan infrastruktur melalui sarana dan prasarananya, pembinaan sosial budaya, pendidikan, olahraga, serta SDM yang kultural dan religius,” pungkas dia. (Adm).