BANYUASIN, GP – Sebanyak 107 orang peserta mengikuti Yudisium XXVI Pasca Sarjana Universitas Sjakhyakirti Palembang, Program Studi Magister Administrasi Publik Tahun Akademik 2019-2021 yang dilaksanakan melalui Live Via Zoom, Sabtu (28/08).

Dari 107 orang Peserta ada tiga orang Peserta dari pegawai Kecamatan Suak Tapeh dan Pegawai KUA Kecamatan Sembawa yang juga turut mengikuti Yudisium XXVI Pasca Sarjana Universitas Sjakhyakirti Palembang Program Studi Magister Administrasi Publik Tahun Akademik 2019-2021.

Ketiga orang peserta ini yakni Herman Edi, SH., M.Si, Rusli, S.Ag., M.Si, dan Suhendra, S.Sos., M.Si dengan mengikuti Yudisium melalui Live Via Zoom bertempat di Ruang kerja Camat Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin.

Rusli, S.Ag., M.Si ditemui usai mengikuti Yudisium melalui Live Via Zoom tersebut mengucapkan rasa syukurnya telah menyelesaikan Pendidikan Pasca Sarjananya di Universitas Sjakhyakirti Palembang Program Studi Magister Administrasi Publik Tahun Akademik 2019-2021 dengan meraih IPK 3, 60 dengan Perdikat sangat memuaskan.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama dua orang rekan saya yakni Herman Edi dan Suhendra telah selesai mengikuti Yudisium Pasca Sarjana Universitas Sjakhyakirti Palembang, Program Studi Magister Administrasi Publik Tahun Akademik 2019-2021 yang dilaksanakan Live Via Zoom,” ujar Rusli yang saat ini menjabat Penghulu pertama di KUA Kecamatan Sembawa.

Ketika disinggung apa tujuannya mengejar Pendidikan S2, Rusli menyebut kalau masih ada semangat masa belajar dan selain itu Untuk memotivasi anak dan istri.” Intinya saya masih ada semangat belajar dan selain itu untuk memotivasi anak dan istri juga tentunya
untuk tuntutan karir,” ucap dia.

Sehendra, S.Sos., M.Si mengatakan hal yang sama , bahwa tujuannya mengejar Pendidikan S2 karena memang cita- citanya dari dahulu namun pada saat itu ketebenturan biaya hingga keinginannya tersebut sempat tertunda dan sekrang baru bisa terwujud.”Saya mengucapkan rasa syuqur kepada Allah SWT karena cita- cita saya bisa terwujud,” ungkap dia.

Pria yang saat ini menjabat Kasi PPMD Kecamatan Suak Tapeh ini juga menjelaskan bahwa dirinya mengejar pendidikan S2, selain cita- citanya dari dahulu juga untuk memotivasi anak dan istrinya termasuk cucu- cucu saya nanti agar jangan berhenti untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya.

Selain itu kata dia lagi, dirinya mengejar pendidikan S2 juga untuk memenuhi keinginan orang tuanya yang dulu bercita- cita agar anak-anaknya jangan pernah berhenti untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. “Dulu orang tua saya berkeinginan agar anak- anaknya mengenyam pendidikan yang lebih tinggi karena ilmu tiada batasnya. Seperti pepatah tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina,” ujar dia.

Tak lupa juga dikesempatan yang baik itu Sehendra mengucapkan terima kasih kepada anak dan istrinya atas semua support dan dukungannya hingga dirinya bisa menyelesaikan pendidikannya dan bisa meraih gelar S2 dengan IPK 3,67 Perdikat yang sangat memuaskan.

Begitu juga halnya yang dikatakan Herman Edi, SH., M.Si yang saat ini menjabat Kasi Trantib di Kecamatan Suak Tapeh ini. Dirinya mengucapkan rasa syukurnya karena hari ini telah mengikuti Yudisium Pasca Sarjana Universitas Sjakhyakirti Palembang Program Administrasi Publik Tahun Akademik 2019-2021.

“Alhamdulillah perjuangan saya selama ini telah tercapai dan telah berhasil menyelesaikan pendidikan S2 dengan IPK 3,53 predikat yang sangat memuaskan. Semoga ini menjadi motivasi bagi anak dan istri saya agar jangan berhenti untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi,” pungkas dia.

Tak lupa Herman Edi juga mengucapkan terimakasih kepada para Dosen yang telah membimbing selama studi dan dalam menyelesaikan tesis, serta kepada staf yang memberikan pelayanan saat mengurus administrasi akademik. Semoga Universitas Sjakhykirti Palembang semakin maju kedepannya.

Sementara Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si mengucapkan selamat kepada Rusli, Herman Edi dan Suhendra yang telah
berhasil menyelesaikan studinya.
“Saya selaku Camat Suak Tapeh mengucapkan selamat kepada mereka bertiga yang telah menyelesaikan pendidikan S2 Nya,” ungkap dia.

“Saya berharap untuk selalu menjaga nama baik almamater setelah lulus dan terjun dimasyarakat serta lingkungan kerja merupakan hal yang harus diingat karena almamater akan selalu melekat sebagai jati diri mahasiswa,” pungkas dia. (Adm).