BANYUASIN, GP- Salah satu bentuk upaya desa meredam penyebaran virus corona yang menyebabkan Covid-19 adalah dengan membuat Posko Jaga desa tangkal Covid -19 dan membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19. Seperti halnya yang dilakukan oleh Pemdes Pulau Rajak Kecamatan Betung, dimana telah membangun Posko desa tangkal Covid-19.

Pembangunan Posko desa tangkal Covid-19 serta Pembentukan relawan Covid itu pun sudah sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Desa (Mendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan penegasan pelaksanaan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

Pj. Kades Pulau Rajak H.Abdul Manaf, SE menjelaskan bahwa dalam surat Mendes PDTT tersebut mengenai penggunaan dana desa untuk pelaksanaan Desa Tanggap Covid-19 dan (PKTD). Salah satunya adalah dengan membuat Posko Desa Tangkal Covid -19 dan pembentukan Relawan Desa Lawan Covid-19.

“Relawan Desa Lawan Covid-19 akan diketuai kepala desa dengan wakilnya ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Sementara itu, sebagai mitra meliputi Babinkamtibmas, Babinsa dan Pendamping Desa,” kata Kades Rusdi Tamrin kepada garudapos.com, Rabu (09/06).

Lebih lanjut dikatakan Abdul Manaf bahwa sesuai dengan intruksi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) mendorong Pemerintah Desa membangun Pos jaga di setiap gerbang masuk desa sebagai upaya penanganan dan pencegahan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Alhamdulillah dari pencairan Dana Desa (DD) yang delapan persen salah satunya kita pergunakan unuk membangun dua titik Posko desa tangkal covid-19 yang saat ini masih dalam progres pengerjaan. Selain itu kita pergunakan untuk rumah isolasi, skretariat relawan Covid- 19,” jelas dia.

Abdul Manaf juga menyatakan bahwa setidaknya ada tiga prioritas penggunaan dana desa di tahun 2021 ini. Pertama untuk BLT, kedua Penanganan Covid, dan ketiga peningkatan perekonomian desa. “Peningkatan Ekonomi Nasional (PEN) ditingkat Desa,” Ujar dia.

Dijelaskan dia, Tujuan dibangunnya Posko desa tangkal Covid-19, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Desa Pulau Rajak Dalam ikut andil dalam mencegah penyebaran Covid-19. Dari Posko yang telah dibangun akan dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang masuk ke Desa Lubuk Lancang.

“Posko desa tangkal Covid-19 yang kita bangun ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, agar setiap orang yang akan masuk ke Desa Lubuk Lancang wajib dilakukan penyemprotan dan cuci tangan, hingga dianggap bersih atau steril. Begitu juga dengan petugas yang memeriksa telah dilengkapi dengan APD dan Masker,”beber dia.

Lanjut dia, Setiap Posko diisi oleh Tim Gabungan dan terpadu, yang terdiri dari Tim Medis, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemdes dan masyarakat. Setiap orang dan kendaraan yang melintasi atau masuk ke Desa Lubuk Lancang akan dilakukan pemeriksaan kesehatan dan dilakukan penyemprotan disinfektan serta diwajibkan mencuci tangan pakai sabun dan masker.

“Dengan upaya ini, pentingnya gerakan masif yang harus dilakukan, mulai dari diri sendiri, rumah tangga lingkungan dan desa guna menekan bahkan melawan penyebaran Covid-19 ini yang sangat cepat dan masif,” ujar dia.

“Tidak hanya masyarakat yang melintas, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan ke sejumlah rumah warga, sekolah dan fasilitas umum diharapkan dari upaya yang telah dilakukan dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Corona ini,” tambah dia.

Dia menghimbau kepada masyarakat Desa Pulau Rajak tetap terjaga dan terhindar dari penyebaran virus Corona dan ikuti anjuran dan himbauan Pemerintah agar masyarakat tidak keluar rumah jika tidak mendesak. Jaga kesehatan dengan selalu membersihkan atau cuci tangan dengan sabun dan membiasakan untuk berprilaku hidup bersih dan sehat. (Adm)