Beranda Lainnya Rilis HMPI Sumsel Siapkan Generasi Muda Progresif, Profesional, dan Mandiri pada Era 4.0...

HMPI Sumsel Siapkan Generasi Muda Progresif, Profesional, dan Mandiri pada Era 4.0 menuju Era Society 5.0

162

Palembang, GP – Himpunan mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI) Sumsel Siapkan Generasi Muda Progresif, Profesional, dan Mandiri pada Era 4.0 menuju Era Society 5.0. Hal ini dilakukan para mahasiswa Pascasarjana Pada umumnya untuk berpikir jauh Kedepan dan visioner.

“Kita mengkolaborasikan seluruh elemen yang ada dan mengembangkan potensinya baik Unsur Akademis, pengusaha, Ahli IT, eksekutif dan legislatif maupun yudikatif serta pihak keamanan serta mengucapkan terimakasih kepada semuanya atas support dan doa nya untuk kelancaran kegiatan hari ini” Jelas Rusman Ariyanto S.E Ketua Koodinator Wilah HMPI Sumsel 2020-2022 yang baru saja dilantik.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, dari pihak keamanan (Polri), Akademisi, dari komponen pemerintahan baik eksekutif maupun yudikatif, pengusaha/pelaku industri, dewan penasehat HMPI Koorwil Sumsel, serta mahasiswa Pascasarjana dan mahasiswa S-1 dari berbagai kampus di Prov. Sumatera selatan serta berbagai organasisa yang ada di Sumatera Selatan.

Berikut nama-nama yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dr. Ahmad Najib, SH, M.,Hum ( Asisten 3 Pemprop Sumsel bidang kesejahteraan rakyat), AKBP. Marzuki Ismail (Kasubdit 4 Dit. Intelkam), Dr. Sri Rahayu, SE. MM (Direktur Pascasarjana UMP), Jialyka Maharani (Anggota DPD RI), Andi Fajar Asti, S.Pd, M.Sc (Ketua DPP HMPI), Dr. Ahmad Najib, SH.,M.Hum (Asisten 3 Pemprov. Sumsel), Jatmiko Noviantoro, SE.,M.Si (Asisten Direktur MM Univ. Tridinanti), Feby Anggi Pratama, SH.,M.Kn (Dewan Penasehat wilayah HMPI Sumsel serta sebagai anggota DPRD Kota Palembang), M.Akbar Alparo B. Bus., M.M ( Dewan Penasehat Wilayah Korwil HMPI Sumsel serta sebagai Anggota DPRD Kota Palembang), Qodri Usman Siregar, SP (Pengusaha Muda), Ir. Rudi Apriadi, MBA (Dewan Penasehat HMPI Korwil Sumsel sekaligus Pengusaha), dan lainnya.

Lanjutnya, HMPI ini Sudah berdiri cukup lama sejak era Reformasi yang sebelumnya namanya adalah Forum Wacana Indonesia dan menjadi HMPI pada Munas ke VI dan banyak melahirkan pemimpin bangsa dan dan para profesional di bidangnya. tentunya di Sumatera Selatan sudah tidak bisa di ragukan lagi ada banyak tokoh nasional dari Sumsel yang ini akan menjadi semangat bagi Pengurus Korodinasi Wilayah HMPI Sumsel kedepannya dan kita berharap pemerintah harus mensupport itu agar semuanya bisa berkolaborasi. Karena kita ini di HMPI ini sangat membuka ruang sekali bagi setiap latar belakang baik dari akademis, profesional maupun politik, pengusaha dan banyak lagi lainnya karena di HMPI ini tidak ada waktunya lagi untuk turun kejalan tapi kita sangat mengedepankan kolaborasi dan sinergi. Oleh sebab itu kami titip korwil HMPI Sumsel ini untuk menjalankan roda organisasi ini kedepannya. Saya mengucapkan Selamat Atas Sudah dilantiknya Pengurus Korwil HMPI Sumsel 2020-2022 (Andi Fajar Asti, M.Pd,.M.Sc Ketua Umum Dewan Pengurus HMPI ).

Dalam sambutan Dr. Ahmad Najib, SH., M.Hum Asisten 3 bidang kesejahteraan rakyat Pemrov Sumsel mengucapkan selamat dan sukses atas sudah dilantiknya pengurus Koordinasi Wilaya HMPI Sumsel Periode 2020-2022 yang di ketuai oleh saudara Rusman Ariyanto, S.E semoga dapat melahirkan generasi yang akan menjawab tantangan zaman saat ini tentunya pemerintah provinsi Sumsel mendukung penuh dan mensupport dan menunggu karya-karya dari anggota HMPI ini untuk berkonsentrasi bagi Provinsi Sumsel maupun di perguruan tinggi itu sendiri.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan dua kegiatan sekaligus, yaitu pelantikan pengurus Koordinasii wilayah HMPI Sumsel dimana pengurus yang akan dilantik berasal dari berbagai kampus di Sumsel, serta dialog public dengan tema Arah Gerak Perubahan Sosial Dalam Era Digital 4.0 menuju ke 5.0.

Di era ini, kita harus memperkuat literasi lama yang hanya mengandalkan baca, tulis, dan matematika dengan literasi baru, yaitu: Data Literation, Technology Literation dan Human Literation. Literasi Data merupakan kemampuan untuk membaca, menganalisis dan menggunakan informasi dari Big Data dalam dunia digital. Literasi Teknologi merupakan kemampuan untuk memahami sistem mekanika dan teknologi dalam dunia kerja, seperti coding dan Artificial Intellegence (kecerdasan buatan), serta prinsip-prinsip teknik rekayasa. Sedangkan Literasi Manusia merupakan sisi kemanusiaan, komunikasi dan desain kreatif.
Sayangnya di sejumlah negara, euforia Revolusi Industri 4.0 ini terlambat disambut oleh masyarakat. Sehingga berbagai kalangan masyarakat baik perusahaan, pemerintah, maupun individu saat ini masih berupaya untuk beradaptasi dengan revolusi ini. Di Indonesia, Revolusi Industri 4.0 ini juga ditandai kemunculan ecommerce dan perusahaan berbasis aplikasi lain. Namun, sambutan terhadap revolusi ini tergolong sedikit terlambat dari segi pemerintah yang masih dalam proses penyempurnaan sejumlah regulasi terkait, termasuk regulasi terkait perlindungan data pribadi dan penyiaran.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) di Pascasarjana harus siap dengan perubahan itu sendiri, tidak hanya menjadi penikmat, namun juga menjadi pemeran utama dalam era ini.
Dalam menuju Era Society 5.0 yang baru- baru ini di launching atau di mulai di Jepang tepatnya di Tokyo, ini kita tidak boleh menutup mata dan tak mau siapkan dan peduli akan hal itu karena Indonesia mempunya peluang besar dan memiliki Sumber daya Manusia yang begitu banyak tinggal di beri kesempatan dan pembinaan potensi yang ada khususnya di perguruan tinggi. Oleh sebab itu Mahasiswa Pascasarjana jika berani Sukses berani menerima tantangan” Ini disampaikan oleh salah satu pemateri dialog Publik Dr. Sri Rahay, S.E., M.M (Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang)

Kemudian sebagai generasi muda di era ini kita harus mengedepan sikap yang mampu menyesuaikan atas kondisi sosial apapun dan berpokus pada apa yang menjadi target sehingga kita mampu melewati setiap era baik Era 4.0 maupun akan menuju era 5.0 anak muda Sumsel saya yakin ada banyak potensi yang belum terlihat maka dari itu kita harus berkolaborasi dan memiliki tanggung jawab juga membangun generasi muda yang progresif, Profesional dan mandiri ini dalam mengisi materi dialog Publik oleh Jialyka Maharani (Anggota DPD RI termuda Wakil Sumatera Selatan).

Kemudian banyak hal yang harus kita manfaatkan di era digital saat ini untuk ambil peluang usaha di setiap keterbukaan informasi sehingga kita bisa belajar dari mana saja dan tentu akan siap dari segi ekonomi maupun intelektual yang mana di era digital banyak sekali pengusaha muda lahir dan itu atas Siapnya menerima era 4.0 ini yang nantinya akan menuju Era 5.0. dan yang paling utama kita harus memilki Big Data dan harus dikelola dengan baik (Qodri Usman, ST Pengusaha Owner Diffo Coffe). Kami sebagai pihak keamanan akan terus ikut menjaga kemanan sesuai dengan prinsip dan tanggung jawab terhadap masyarakat bangsa dan Negara tentu Era saat ini ada banyak hal yang mungkin belum maksimal tapi kita selalu ingin memberikan rasa aman bagi setiap warga negara Indonesia khususnya di Sumatera Selatan untuk itu ada banyak hal positif yang harus di kerjakan di Era 4.0 menuju 5.0 karena perubahan sosial itu akan terjadi ketika kita mulai dengan hal kecil yang positif dan sebarluaskan ke setiap orang dan masyarakat. ( AKBP Marzuki Ismail, Kasubdit 4 Intelkam Polda Sumsel).

Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini serta Semoga kedepannya dapat bersinergi dan berkolaborasi (Ari Setiawan, S.Sos Ketua Pelaksana dan Wildan Kareem Sekretaris Pelaksana). (Ril)