Beranda Legislatif Heryadi : Dana Pinjaman Rp 288 Milyar Sudah Disetujui Semua Fraksi dan...

Heryadi : Dana Pinjaman Rp 288 Milyar Sudah Disetujui Semua Fraksi dan Pimpinan DPRD

241
0
BERBAGI

BANYUASIN, GP – Dugaan Pemalsuan tandatangan anggota DPRD Banyuasin berbuntut panjang. Belasan warga Banyuasin yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Untuk Institusi (Amunisi) mengelar demo di Kantor DPRD Banyuasin, Rabu (03/07) sekitar pukul 11.00 WIB.

Aksi mereka ini minta dukungan kepada anggota DPRD Kabupaten Banyuasin agar membuka ke publik dugaan kasus pemalsuan tandatangan anggota dewan untuk minta izin Kemendagri sebagai persyaratan pinjaman dana Rp 288 miliar.

Pernyataan itu disampaikan Dewan Penasehat Amunisi Kabupaten Banyuasin Efriyadi Efendi yang diterima langsung Pimpinan DPRD Banyuasin, sebelum rapat paripurna Raperda RTRW dimulai di gedung Paripurna.

Efriyadi menyebut masalah ini muncul ada dugaan oknum dilingkungan Pemkab Banyuasin yang melakukan pemalsuan tandatangan anggota DPRD Kabupaten Banyuasin sehingga mencuat ke publik.

“Oleh karena itu, kita minta penjelasan dan dukungan dari anggota DPRD Banyuasin terkait hal itu. Jika kasus itu benar sama saja merusak citra lembaga rakyat,” ujar Efriyadi kepada wartawan.

Pihaknya mendukung penuh Program Bupati Askolani yakni Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera, salah satunya Program Infrastruktur yang memadai. Selain itu, dia juga mendukumg kebijakan peminjaman dana kepihak Perbankan senilai Rp 288 miliar.

Dan mengapresiasi kinerja DPRD Banyuasin yang telah menyetujui dana itu untuk mempercepat pembangunan di Kecamatan dan Desa.“Tapi disayangkan ada oknum yang berani menghalalkan segala cara supaya mempercepat proses administrasi izin dari Kemendagri,”bebernya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Banyuasin Heryadi H M Yusuf, mengatakan, bahwa pembahasan Pinjaman Dana sebesar Rp 288 miliar sudah disetujui semua Fraksi dan Pimpinan DPRD Banyuasin.

Sambung dia, hal yang wajar jika di dalam 45 anggota DPRD saling mencurigai satu sama lain, karena memiliki kepentingan masing – masing baik kepentingan Politik atau kepentingan Pribadi, namun kami sadar apa yang kami lakukan untuk kepentingan bersama.

“Saya tegaskan jika adanya anggota dewan yang menerima sesuatu maka hukum yang akan menindak dan ini berani kita jamin,” ucap Politisi PAN Senior ini.

Sampai hari ini, tidak satupun anggota DPRD Banyuasin menyampaikan keberatan persoalan pinjaman dana Rp 288 miliar tersebut. (Adm)