BANYUASIN, GP — Kepolisian Resort (Polres) Banyuasin dan Polsek jajaran menggelar razia Stasioner secara serentak. Seperti halnya yang dilakukan Kepolisian Sektor (Polsek) Talang Kelapa Polres Banyuasin, dimana pada Sabtu (17/10) Pukul 21.00 WIB malam,

Razia ini sesuai Surat Perintah Kapolres Banyuasin Nomor : Sprin /1036 / X/ PAM.33. /2020 Taggal 17 oktober 2020 tentang tugas Kepolisian khususnya dalam pelaksanaan Razia Stasioner secara serentak di wilayah hukum (Wilkum) Polres Banyuasin.

Razia yang digelar Polsek Talang Kelapa tersebut diawali dengan Apel persiapan pelaksanaan kegiatan Razia Stasioner yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Talang kelapa AKP Harus Munandar Hasim, SH., S.IK yang diikuti oleh para Personil Polsek Talang Kelapa .

Kapolsek Talang Kelapa AKP Haris Munandar Hasmi, SH., S.IK saat memimpin Apel tersebut dalam arahan nya menyampaikan bahwa sasaran razia adalah dengan melakukan pemeriksaan surat surat kendaraan, penggeledahan badan guna antisipasi Premanisme, Terorisme, Narkoba, Sajam, Senpi, Bahan Peledak, masyarakat yang melangar protokol kesehatan tidak pakai masker, dan Kejahatan lainya.

“Pemeriksaan surat-surat kendaran yang melintas di Jalintim Palembang – Betung dan memberikan teguran terhadap pengguna kendaraan agar selalu membawa surat-surat kendaraan seperti membawa SIM dan STNK, menggunakan helm serta sabuk keselamatan dan menegur masyarakat yang melanggar protokol kesehatan tidak pakai masker,” kata Kapolsek.

Petugas Razia, jelas Kapolsek harus menghimbau kepada penguna jalan agar selalu melengkapi surat surat kendaraan dan memakai helm keselamatan ,serta rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan selalu memakai masker agar terhindar dari penyebaran covit 19 /corona.

“Menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan rajin mencuci tagan, jaga jarak dan selalu memakai masker dan juga melakukan penilangan terhadap planggar baik roda dua ataupun ranmor roda empat dan memberi teguran kepada pelanggar baik ranmor roda dua dan ranmor roda empat,” ungkap dia.

Kapolsek juga menegaskan kepada peserta Apel, untuk memberi sanksi sosial kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan yang tidak pakai masker.”Bagai masyarakat yang melanggar Protokol Kesehatan harus ditindak dengan memberikan sanksi sosial,” pungkas dia.

Untuk diketahui, selama Razia berlangsung didapati masyarakat yang melanggar protokol kesehatan Tidak pakai masker 10 orang. Kemudian untuk pengendara R2 memberikan teguran sebanyak 12 kali dan teguran untuk R4 sebanyak 8 kali

Sementara yang dikenakan tilang yakni R2 sebanyak 3 Unit. Dalam penilangan ini dimana tilang STNK sebanyak 2 lembar, SIM 1 lembar dan jumlah tilang sebanyak 6 lembar. (Adm)