BANYUASIN, GP — Kabupaten Banyuasin terus mengukuhkan diri sebagai Kabupaten lumbung pangan di Sumatera Selatan. Kabupaten tetangga Kota Palembang ini terus meningkatkan produksi berasnya dengan panen padi IP 100 di persawahan di Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Rabu (03/02).

Bupati Banyuasin H. Askolani mengatakan, Panen perdana ini cukup istimewa, karena areal persawahan dilokasi ini dengan luas 100 hektare biasanya hanya mampu menghasilkan 2-3 ton GKP namun kali ini hasilnya meningkat menjadi 5,5 ton.

“Ini berkat penerapan teknologi tepat guna yang dilaksanakan Pemkab Banyuasin kerjasama dengan IPB University. Ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Banyuasin untuk menjadi nomor satu penghasil beras nasional,” kata Bupati Askolani.

Menurut Bupati Askolani yang juga sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Banyuasin ini menyebutkan bahwa peningkatan tersebut berkat penerapan teknologi tepat guna yang dilaksanakan Pemkab Banyuasin yang bekerja kerjasama dengan IPB University. “Ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Banyuasin untuk menjadi daerah penghasil beras nasional,” terang eks aktivis 98 ini.

Dia menegaskan dengan panen ini kedepan Kabupaten Banyuasin terus meningkatkan capaiannya yang saat ini menjadi daerah terbesar ke-4 penghasil beras nasional.”Saya yakin dan optimis ke depan Kabupaten Banyuasin menjadi yang terbaik,” pungkas dia.

Turut hadir dalam panen ini, Kepala BPTP Sumsel Dr Atekan, Kepala BPS, Kepala Dinas Pertanian Zainudin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yuni Khairani, Kadis Perkebunan dan Peternakam Idil Fitri, sejumlah Kepala OPD dan Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi serta Kades Lubuk Lancang Rusdi Tamrin. (Adm)