BANYUASIN, GP – Jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Banyuasin terus berkurang. Sampai saat ini dari 43.962 RTLH, sejak tahun 2016 hingga tahun 2020, telah dilaksanakan Program BSRS sebanyak 3.824 unit dan masih tersisa sebanyak 40.138 RTLH.

Hal tersebut di ungkapkan Bupati Askolani saat memberikan kata sambutan pada peresmian Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) di Kelurahan Talang Kebang, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Rabu (16/09).

“Dengan sisa jabatan saya selaku Bupati Banyuasin bersama Wakil Bupati (Wabup) Pakde Slamet Soemosentono, dalam tiga tahun ini, kami bertekad menuntaskan agar tidak ada lagi RTLH di Banyuasin,” ujar Bupati Askolani dalam sambutan nya.

Untuk itu, lanjut Askolani, Pemkab Banyuasin akan meminta bantuan kementerian PU PR Republik Indonesia, Pemprov Sumsel, Baznas, dan CSR perusahaan.“Selanjutnya setiap pejabat eselon II juga wajib melaksanakan program bedah rumah dengan menggunakan uang pribadi,” tandas dia.

Kemudian, dirinya meminta kepada para Kepala Desa, untuk menganggarkan Dana Desa (DD) agar dapat digunakan untuk membedah 5-10 rumah warga tiap tahun. “Itu sudah kita laksanakan,” imbuh dia.

Diharapkan juga kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuasin, agar dapat menyumbangkan uang dan lain sebagainya untuk ikut bedah rumah tidak layak huni di Banyuasin.“Bisa dana pokir, gaji dan lain sebagainya. Lumayan 45 anggota dewan, 45 rumah yang dapat bantuan,” jelas dia.

Lebih lanjut ia menerangkan, usai melaksanakan bedah rumah tidak layak huni. Nantinya masyarakat akan langsung mendapatkan izin mendirikan bangunan.“Ini merupakan program kita, yaitu program Sistem Informasi Rekomendasi IMB untuk Masyarakat Berpenghasilan Renda (SI RIMBA),” tegas dia.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memberikan bantuan sekitar Rp10 Miliar untuk bedah rumah tidak layak huni di Kabupaten Banyuasin pada tahun 2021 mendatang. “Diharapkan dengan Rp 10 miliar itu, minimal bisa bedah rumah sebanyak 1.000 rumah,” kata Gubernur HD dalam penyampaian nya.

Dalam program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) tersebut, Kabupaten Banyuasin menerima sekitar 651 unit di 2020. “Di Kelurahan Talang Kebang, ini sebanyak 68 rumah, dari Kementerian PU PR RI,” kata Zulkifli Idrus, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) didampingi M Riyan, Kabid Perumahan Rakyat.

Rangkaian kegiatan itu juga diisi penandatangan perjanjian kerja sama pemanfaatan kawasan hutan dalam rangka pembangunan jaringan listrik Desa Juru Taro dan Kuala Sugihan Kecamatan Muara Sugihan. (Adm).