Beranda Pemerintah Di Hari Terakhir Jalankan Ibadah Puasa,77 KK Desa Gelumbang Menerima BLT DD...

Di Hari Terakhir Jalankan Ibadah Puasa,77 KK Desa Gelumbang Menerima BLT DD 2020

33

Kikim Timur, GP – Dihadiri langsung oleh Camat Kikim Timur Pebroni,SE.,MM, Pihak Polsek Kikim Timur, Babinsa, Babinkamtibmas,

Kades Gelumbang Ardiansyah dan perangkat,serta Ketua BPD dan seluruh anggotanya, 75 Kepala Keluarga di desa Lubuk Nambulan menerima bantuan langsung tunai (BLT DD) senilai Rp.600.000.,-.

Kepala Desa Nambulan Ardiansyah,dalam kata sambutannya sangat bersyukur walaupun hari ini terakhir menjalankan puasa,ia masih bisa membagikan BLT DD kepada masyarakatnya,dikarenakan Dana Desa untuk Desa Lubuk Nambulan baru bisa di cairkan pada Jum’at (22/05) kemarin.

“Walaupun kita hari terakhir menjalankan ibadah puasa,namun Alhamdulillah hari ini,Sabtu(23/05) masih bisa menyalurkan bantuan BLT DD kepada 75 Kepala Keluarga,ini dikarenakan Dana Desa untuk Desa Gelumbang ini baru bisa dicairkan pada Jum’at (22/05) kemarin.”saat menyampai kata sambutan sebelum acara di mulai.

Ia berharap agar masyarakat yang menerima bantuan BLT DD tahun 2020 ini,akan bisa mempergunakan dana senilai Rp.600.000.,- ini dengan sebaik-baiknya.

“Pergunakanlah dana desa ini dengan sebaik-baiknya,jangan dihambur-hamburkan dengan kepentingan yang tidak terlalu penting atau mendesak.”harapnya.

Camat Kikim Timur Pebroni,SE.,MM., saat memberikan kata sambutan dalam memonitor langsung pelaksanaan BLT DD di Lubuk Nambulan menyampaikan bahwa,jangan sampai ada masyarakat yang menerima bantuan dari pemerintah sampai Double(Double),jika hal itu terjadi maka penerima BLT DD ini wajib mengembalikan uang Rp.600.000.,-ini ke Pemerintah.

“Saya menghimbau masyarakat yang mendapatkan bantuan BLT DD ini,jangan sampai ada yang Double menerima bantuan dari Pemerintah,Jika hal itu terjadi,maka wajib baginya untuk mengembalikan uang BLT DD ke Pemerintah.”jelas Pebroni.

Sementara itu Saprandes(34) yang berprofesi sebagai petani,merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini.

“Iya betul saya mendapatkan bantuan BLT DD,karena saya memang belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah dalam bentuk apapun,apalagi saya sebagai petani karet yang paruhan,saya menyadap getah karet punya orang lain,belum punya kebun karet sendiri.”ungkapnya.
(Akbar)