Beranda Populer Cegah Covid – 19, Pemdes Talang Ipuh Perketat Pintu Masuk Desa

Cegah Covid – 19, Pemdes Talang Ipuh Perketat Pintu Masuk Desa

356

BANYUASIN, GP — Demi mengantisipasi akan Virus Covid-19. Pemerintah Desa (Pemdes) Talang Ipuh memperketat penjagaan di pintu masuk dan keluar. Jalan utama masuk di Talang Ipuh dijaga ketat oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat

Penjagaan wilayah ini dilakukan Pemdes Talang Ipuh dan warga desa setempat guna mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) dari orang luar Desa Talang Ipuh. Setiap orang luar yang melintas di periksa dan didata juga kendaraannya di semprot dengan cairan disinfektan.

“Setiap orang luar yang masuk Desa Talang Ipuh akan diperiksa suhu panasnya dan harus mengunakan masker, pembawanya bisa bebas keluar masuk desa jika tidak dibatasi pergerakannya,” terang kepala Desa Talang Ipuh Ardina saat dibincangi garudapos.com, Sabtu (23/05).

Menurut Kades Ardina, Cara ini dilakukan pihaknya dalam rangka antisipasi potensi penyebaran virus corona yang dibawa orang luar. “Ini juga sesuai arahan pemerintah pusat dan daerah agar warga menjaga jarak sosial (social distancing) untuk memutus tali penyebaran virus corona (covid-19),” imbuh dia.

Kades Ardina juga menuturkan bahwa petugas di posko pintu masuk Desa Talang Ipuh untuk tidak mempersulit masyarakat yang hendak melaksanakan aktivitas keluar desa serta memberikan pelayanan kepada warga yang hendak ke Pasar untuk menjual hasil bumi atau membeli kebutuhan pokok mereka dan selalu memberi pelayanan yang maksimal.

“Dan jangan mengeluarkan kata-kata kasar yang bisa membuat warga yang akan lewat tersinggung, bila ada masalah di Posko supaya koordinasikan ke Posko Kecamatan,” jelas dia.

Kata Ardina, dalam menentukan strategi pencegahan, dengan memperkuat kegotongroyongan warga, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan para Kepala Desa untuk pertahanan di pintu-pintu masuk Talang Ipuh.

“Sementara itu juga, untuk strategi yang dilakukan sebagai upaya memperkuat kegotongroyongan pertahanan pencegahan sebaran virus corona ini di pintu masuk adalah memperketat filter di perbatasan Desa Air Senggeris maupun di perbatasan Desa Terentang,,” terang dia.

“Yang pasti kita berlakukan pemeriksaan sangat ketat, khususnya orang luar yang mau masuk wilayah Desa Talang Ipuh, supaya Desa Talang Ipuh bebas pula dari Virus imported dari warga yang masuk ke Desa Talang Ipuh, tandas dia.

Sementara itu Ketua BPD Talang Ipuh Eta Ismanto, S.Sos nenegaskan semua orang luar yang mau melintas masuk di Desa Talang Ipuh ketat pemeriksaan KTP, apalagi warga Talang Ipuh yang mau mudik harus memang di karantina mandiri selama 14 hari di kediamannya masing-masing, dengan pengawasan dari pemerintah desa dan Pemerintah Kecamatan

“Langkah-langkah ini akan sangat membantu pencegahan sebaran covid-19, karena jika isolasi mandiri dilakukan di rumah masing-masing, maka percaya dan yakin kita terbebas dari virus yang sudah mendunia ini,” ucap Eta.

Menurut Eta, Pemdes Talang Ipuh telah mensiasati hal tersebut dengan menyediakan tempat karantina bagi para pemudik lengkap dengan ketersediaan konsumsi, yang juga memudahkan untuk melakukan pengawasan, sehingga tak ada sumber resiko yang masuk ke masyarakat dan potensi penyebaran bisa diredam

“Kami selalu mengingatkan kepada petugas di posko Desa Talang Ipuh untuk menjadi contoh pioner dalam kehidupan sehari-hari pada upaya memutuskan sebaran wabah virus ini, seperti selalu pakai masker, di posko kalau duduk tetap jaga jarak dengan yang lainnya, selaluki cuci tanganta dan konsumsiki buah-buahan dan sayur-sayuran dalam artian hidup dengan pola hidup sehat dan perbanyak minum air hangat,” himbau dia. (Adm)