BANYUASIN, GP–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin melalui Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Saukani., SE., M.Si, yang diwakili Kabid KK Ali Sodikin, S.Ag., M.Si memberikan santunan kematian perdana kepada sembilan orang ahli waris di UPTD Capil Kecamatan Betung, Senin (26/07).

Bantuan santunan kematian ini secara simbolis diserahkan oleh Camat Betung M. Sobir, S.Sos kepada ahli waris yang disaksikan oleh Kabid Disdukcapil Banyuasin Ali Sodikin, S.Ag., M.Si, Kabid Capil Bambang, Kepala UPTD Capil Betung Asmiran, SKM dan masyarakat yang mengurus berbagai dokumen kependudukan.

“Untuk santunan kematian ini diberikan kepada sembilan orang ahli waris yang mana delapan orang dari Kecamatan Betung dan satu orang dari Kecamatan Suak Tapeh.Masing-masing ahli waris menerima santunan Rp. 500.000,” kata Camat M. Sobir.

Menurut M. Sobir, ini santunan perdana dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Nominalnya Rp. 500.000 untuk setiap ahli waris tanpa potongan pajak dan asyarakat yang dapat diberikan santunan kematian, meninggalnya terhitung sejak 7 Mei 2021 dan seterusnya.”Kemudian nama yang bersangkutan masuk dalam kartu keluarga dalam wilayah Kabupaten Banyuasin,” jelas dia.

“Syaratnya ada keterangan kematian, keterangan ahli waris. Keterangan dikeluarkan oleh kepala desa atau lurah, diketahui camat. Kemudian bawa Kartu Keluarga (KK) asli ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuasin,”terang dia.

Sementara Kabid KK Disdukcapil Banyuasin Ali Sodikin menjelaskan bahwa Untuk mengurus santunan kematian, cukup melalui UPTD Capil yang tersebar di kecamatan masing-masing.”Termasuk pengambilan uang santunan yang telah cair, ahli waris tidak perlu kulu kilir karena dikirim ke UPTD Dukcapil,” kata Ali sapaan akrabnya.

Dikesempatan yang sama Kepala UPTD Capil Betung Asmiran menambahkan terkait masalah santunan kematian nanti UPTD Capil yang akan menyerahkan kepada ahli waris.”Bisa juga penyerahannya ketika ada acara-acara di kecamatan.,” kata mantan Pegawai UPT Puskesmas Betung ini.

Untuk itu dirinya menghimbau kepada masyarakat, jangan sungkan mengurus santunan kematian. Pasalnya program Bupati Banyuasin ini bertujuan membantu masyarakat, sekaligus memotivasi masyarakat taat memberikan laporan kependudukan.

Mengurusnya jangan lewat 2 bulan. Soal anggaran untuk santunan kematian, informasi dari Disdukcapil Banyuasin di pastikan cukup sampai Desember ,”tandas dia. (Adm).