Muratara, garudapos.com – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang di fasilitasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Perlindungan Perempuan Dan Anak ((DPMD-P3A) Muratara memperingati hari Kartini yang ke-139 tahun. Kegiatan yang berlangsung di Aulah Siti Rahma Kecamatan Rupit di hadiri oleh Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, ketua TP PKK Lia Mustika Syarif, Sekda Muratara, Ketua Darmawanita Muratara, kepala SKPD dalam wilayah kabupaten Muratara.

Dalam sambutanya, ketua TP PKK Muratara Lia Mustika Syarif menceritakan sejarah singkat Raden Ajeng (RA) Kartini. Dari tempat kelahiran sampai ia meninggal dunia, serta perhatian beliau terhadap kaum perempuan dizaman tersebut.

“RA Kartini lahir di Jepara 21 April 1879 dan meninggal di Rambang Jawa Tengah 17 september 1904 pada usia 52 tahun. Perhatiannya Ra Kartini, tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum, Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas,” jelasnya.

Lanjut ketua TP PKK, Presiden Soekarno mengeluarkan keputusan presiden nomor 108 tahun 1964 tanggal 2 mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April untuk di peringati setiap tahun sebagai hari besar yang di kenal sebagai hari Kartini.

“Setelah ditetapknya tanggal 21 April sebagai hari nasional oleh presiden Soekarno, maka sampai sekarang kita terus memperingati hari tersebut. Dan saya ingat kalimat Ra Kartini, Lebih banyak kita maklum, lebih kurang rasa dendam dalam hati kita, semakin adil penyeimbang kita dan semakin kokoh dasar rasah kasih sayang, tiada menderita itulah bahagia,” ujar Ketua TP PKK Muratara mengutip kata-kata mutiara RA Kartini.

Sementara, Bupati Muratara H M Syrif Hidayat mengatakan, Kegiatan Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) dan peringatanan hari kartini tingkat kabupaten Muratara ini bisa menjadi tolak ukur dalam kehidupan wanita.

“Kegiatan ini saya harapkan dapat mempercepat upaya peningkatan kualitas hidup perempuan, melalui kegiatan penyuluhan pengetahuan, keterampilan dasar, kegiatan sosial dan kegiatan pembangunan fisik lainnya,” ungkap Bupati.

Lanjut orang Nomor satu di Bumi Berselang Serundinagan, seperti di ketahui bahwa setiap tahun jegiatan ini di laksanakan di seluru Indonesia, begitu juga kabupaten Muratara

“Mengapa kita laksanakan terus menerus, karena berkat perjuangan RA Kartini lah, wanita mempunyai kedudukan yang sama dengan kaum pria, tidak ada lagi diskriminasi antara wanita dan pria,” ungkapnya

Sambung Bupati, Emansipasi wanita sudah sangat sering di temukan di berbagai bidang bahkan banyak di jumpai bahwa wanita suda memiliki posisi dan jabatan yang tidak kalah dengan para kaum laki-laki, semua ini berkat perjuanagn RA Kartini, yang selama hidupnya hanya berusaha untuk memajukan kaum perempuan di Indonesia.

 

“Kita juga berharap agar para generasi bangsa khususnya generasi muda akan selalu ingat akan perjuangan RA Kartini, tak lupa juga saya ucapkan terima kasi kepada TP PKK kabupaten yang mana telah berupayah membantu pemerindah dalam pembangunan di kabupaten Muratara, serta ibu-ibu di desa harus berkembang seperti perjuangan RA Kartini,” pungkasnya. (Jun)