Beranda Lainnya Rilis APBD 2020 Muba Dari 30% Honorarium, Perjalanan Dinas dan Pengadaan Digunakan Penanganan...

APBD 2020 Muba Dari 30% Honorarium, Perjalanan Dinas dan Pengadaan Digunakan Penanganan Covid-19

70

SEKAYU, MUBA, GP  – Wabah Covid-19 atau virus Corona berdampak hampir di segala bidang, khususnya ekonomi di tiap daerah. Untuk menangani dampak sosial ekonomi akibat virus ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang di komandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin telah menyiapkan sejumlah skema stimulus untuk menjaga roda ekonomi masyarakat agar tetap berjalan.

Seperti disampaikannya, bahwa Pemkab Muba akan menyusun ulang APBD 2020 untuk memperkuat ketahanan ekonomi pada masyarakat, terutama menyisir 30% anggaran yang belum terealisasi, seperti dari honorarium, perjalanan dinas dan pengadaan.

Dan pada Musrenbang ini, Bupati Dodi menegaskan percepatan pengurangan kemiskinan akan dilakukan melalui hilirisasi industri dan inovasi

Hal ini, disampaikan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin saat membuka kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Muba tahun 2021, Senin (30/3/2020) di Auditorium Pemkab Muba.

“Kita susun ulang APBD 2020 maupun perubahan nantinya untuk memperkuat ketahanan ekonomi pada masyarakat, seperti memperkuat bantuan bantuan sosial kepada masyarakat dalam hal ini, baik tunai maupun non tunai sesuai dengan Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku yang sudah dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri,”ungkapnya.

Mungkin berkaitan dengan hal Covid-19 ini, lanjut Dodi meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Muba untuk segera lakukan real anggaran 2020 dan repetisi. Dan anggaran 2020 untuk mempersiapkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak artinya jaring pengaman sosial bagi masyarakat khususnya masyarakat miskin di Muba sudah menjadi tema untuk tahun 2021.

“Kita Musi Banyuasin ini juga harus waspada walaupun masih ada ruang untuk merawat tetapi kalau terjadi lonjakan kasus ataupun kiriman pasien dari Kabupaten/Kota yang lain bagaimanapun kita harus menerima. Oleh karena itu, saya minta bersama-sama Kepala Dinas Kesehatan, dan Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu persiapan, jika perlu selain wisma atlet, gedung gedung lainya yang bisa kita persiapkan dari sekarang semuanya harus persiapkan dengan sarana prasarana yang memadai, selanjutnya tenaga medis kita yang memang harus siap,”ungkapnya.

Untuk antisipasi dampak Covid-19 ini, Dodi juga mengatakan bahwa dirinya akan memberikan bantuan kebutuhan dasar seperti sembako kepada masyarakat Muba ujarnya

“Kita belum tahu sampai kapan keadaan bisa kembali normal, dan harga sembako pasti akan mengalami inflasi dengan terhentinya kegiatan ekonomi distribusi dan logistik. Apalagi akan menghadapi bulan suci Ramadhan. Oleh karena itu, kita siap untuk memberikan bantuan pangan, bantuan sembako kepada masyarakat warga Musi Banyuasin untuk beberapa bulan kedepan, karena kita belum tahu seberapa besar ini akan memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia,”tegasnya.

Sementara, Kepala Bappeda Muba Ir Zulfakar dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang tersebut merupakan salah satu tahapan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah sesuai Permendagri No 86 Tahun 2017.

Zulfakar juga dalam kesempatan ini, menyampaikan ada 4 prioritas daerah diantaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan daya saing melalui inovasi dan hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, selanjutnya peningkatan konektivitas, infrastruktur dasar dan kualitas lingkungan.

“Berkaitan dengan pandemi Covid-19 di Indonesia, Mendagri telah mengeluarkan surat no 440/2552/SJ tahun 23 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2021. Dan disebut bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD di kabupaten agar menyesuaikan situasi dan kondisi saat ini, dan tetap mengusahakan penandatanganan berita acara kesepakatan terhadap substansi rancangan RKPD tahun 2021,”pungkasnya. (Ril)