Beranda POLHUKAM Alasan Ini Yang Membuat Efriadi Efendi Menjadi Caleg PBB

Alasan Ini Yang Membuat Efriadi Efendi Menjadi Caleg PBB

37
0
BERBAGI

BANYUASIN, GP  — Rendahnya komitmen para anggota DPRD dalam melaksanakan tugasnya, termasuk cara perumusan dan pembuatan peraturan yang kerap merugikan banyak pihak membuat Efriadi Efendi, SH memutuskan terjun ke dunia politik.

Mantan Pembina LSM Ario Carang dan LSM Kompak itu memilih Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai kendaraan politik dan menjadi calon anggota legislatif di Pemilu 2019. Efriadi Efendi ini juga adalah pernah menjadi Korwil Perwakilan Sumsel Media MPK sejak tahun 2009. Tahun 2011 berlaih ke Media KPK.

Selanjutnya pada tahun 2013, Efriadi Efendi beralih ke Media Tribun Nusantara dan pada tahun 2014 dia beralih ke Media Buser Ekspres. Kemudian setelah itu dia beralih ke Media Warta Nasional Cetak dan Online da pada tahun 2015/2016 ia dipercaya menjadi wartawan Koran Sinar Pagi Cetak dan Online. Tahun 2017 ia menjadi wartawan Sriwijaya Online sampai sekarang.

Karirnya selama di dunia LSM dan jurnalistik membuatnya sadar ada yang tidak beres, terutama dalam masalah politik.”Dalam pengalaman jurnalistik, saya banyak ditugaskan meliput di DPRD Banyuasin. Saya melihat sendiri rendahnya komitmen banyak anggota DPRD, bahkan untuk hal-hal kecil seperti datang rapat kerja maupun sidang paripurna,”ujar dia pada pewarta ini. Rabu (05/12).

Di sisi lain, alasan lain dirinya terjun ke dunia politik karena sebagai mantan seorang jurnalistik, dia belajar banyak tentang perumusan kebijakan publik. Dia mengaku gusar dan marah dengan proses perumusan peraturan yang kerap mengesampingkan sains dan data sehingga merugikan banyak orang.

Itu pulalah yang membuatnya memilih partai Grace Natalie. Karena, PBB disebutnya memiliki kesamaan visi untuk memperbaiki kondisi politik yang penuh dengan korupsi. Eferiadi Efendi akan memperebutkan salah satu kursi anggota DPRD Banyuasin di Dapil I dalam pemilu legislatif nanti.

“Alasan inilah yang membuat saya terjun ke politik. Kemudian, saya mengetahui tentang PBB Kesamaan visi untuk meredivasi partai politik, melawan korupsi, mencegah intoleransi, serta menciptakan Indonesia khususnya Kabupaten Banyuasin yang adil dan makmur membuat saya memutuskan untuk menjadikannya sebagai kendaraan politik,” kata dia.

Menurut Efriadi Efendi, terjun ke politik adalah bentuk tanggung jawabnya untuk mengurus Banyuasin ini agar terus semakin baik dan bukan memburuk. “Dengan berpolitik, kita bisa berperan aktif dan langsung dalam membuat kebijakan dan peraturan.

“Sebagai jurnalis, selama ini peran saya adalah menyampaikan fakta dan melakukan kontrol sosial atau sebagai watch dog. Itu semua membuat saya terus terpacu dan terdorong untuk memperbaiki Kabupaten Banyuaain ini,” ujar dia.

Perihal pilihan jatuh ke PBB, Efriadi Efendi menyatakan, dirinya sama sekali tidak pernah membayangkan ada partai yang benar-benar original, bukan partai daur ulang. “Kedua, saya yakin betul dengan partai ini karena tanpa meminta syarat apa-apa jika ada warga yang ingin maju sebagai caleg. Kemudian, langkah-langkah konkret yang dilakukan PBB,” tandas dia.

Efriadi juga kini telah menyiapkan Visi Misi nya dimana nanti kalau dirinya terpilih menjadi anggota dewan dirinya siap Perjuangkan Kaum Tani, Pekebun dan Nelayan
serta siap Rangkul UKM (usaha kecil menengah) dan siap memberikan Bantuan Hukum Geratis.

Sekarang Efriadi Efendi sudah resmi menjadi calon tetap dari Paratai PBB dari Dapil I yang meliputi Banyuasin III, Rantau Bayur dan Sembawa. Efriadi Efendi resmi jadi caleg dengan nomor urut 4. Dan dirinya sangat mengharapkan dukungan dari segala pihak untuk bisa menghantarkannya di kursi DPRD Banyuasin. (Adam)

Berikut Riwayat Pendidikan dan Riwayat Pekerjaan Efriadi Enfendi, SH.

Pendidikan

SDN.1 Tebing Abang,SMP Pabrik Gula Cinta manis OKI, SMA Bangka Belitung dan Unipersitas STIPADA Palembang

Riwayat Pekerjaan

Pada Tahun 2008 Pembina LSM Ario Carang dan LSM Kompak
Pada Tahun 2009 hijrah menjadi Wartawan MPK dan di percaya sebagai Koordinator Wilayah Perwakilan Sumsel. Pada Tahun 2011 menjadi Wartawan KPK.
Pada Tahun 2013 menjadi Wartawan Tribun Nusantara.

Selanjutnya Pada Tahun 2014 menjadi Wartawan Buser Exspres. Pada Tahun 2015/2016 menjadi Wartawan Warta Nasional dan Wartawan Koran Sinar Pagi. Pada Tahun 2017 menjadi Wartawan Sriwijaya Online sampai sekarang dan PWI Banyuasin.(Adam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here